History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Istana Presiden : Tsai Ing Wen Sengaja Kelit “Konsensus 92”

  • 04 June, 2015
  • Editor
Istana Presiden : Tsai Ing Wen Sengaja Kelit “Konsensus 92”
Ketua Partai DPP Tsai Ing Wen

(Taiwan – ROC) Ketua Partai DPP Tsai Ing-wen dalam ceramah yang disampaikan dalam Centre for Strategic and International Studies (CSIS) juga mengungkit, di masa mendatang, dibawah sistem konstitusional ROC yang ada akan mempromosikan perkembangan hubungan lintas selat yang damai dan stabil. Juru bicara kantor kepresidenan, Chen Yi-xin hari ini (4/6) pagi merespon, Tsai Ing-wen sengaja menghindar dengan mengunakan “sistem konstitusional ROC”, apakah ia meragukan dengan konten dari konstitusi? Apakah ia tidak berani berjanji  “Konstitusi satu Tiongkok” dan “Konsensus 92  Satu Tiongkok dengan Persepsi masing-masing”? Chen Yi-xin menekankan, presiden Republik Tiongkok adalah penjaga utama konstitusional ROC, dan sejak Tsai sendiri mengemukakan turut dalam pemilu presiden ROC, maka ia harus menjelaskan dengan jelas posisi konstitusional ROC.

Dalam hubungan antar selat Taiwan, Chen Yi-xin beranggapan, apa yang dikatakan Tsai untuk mengelak, sengaja menghindar dari isu-isu penting

Chen Yi-xin mengatakan : isi ceramah yang disampaikan ketua Tsai “hal yang penting bukanlah yang baru, yang baru bukanlah hal yang penting”, terutama ungkapannya terhadap hubungan antar selat menunjukkan ia mengelak, segudang iming-iming, tidak saja sengaja menghindari “Konsensus 92  Satu Tiongkok dengan Persepsi masing-masing” bahkan untuk “apakah status quo”? “bagaimana status quo”? masalah penting seperti ini, sama sekali tidak diungkit.

Chen Yi-xin lebih lanjut menyampaikan keraguannya, hingga saat ini TsaiIng-wen belum memberikan penjelasan isi dari “status quo” dan “bagaimana status quo”, dan juga bagaimana ia memastikan pada Amerika Serikat bahwa ia memiliki kemampuan dan kemauan untuk mempertahankan status quo.

Chen Yi-xin mengatakan : Ketua Tsai menjadikan fondasi dasar yang dibangun oleh pemerintahan Ma sebagai sesuatu yang sudah layak dan sepantasnya, perdamaian dan kemakmuran hubungan antar selat Taiwan yang dibangun pemerintahan Ma dianggap sebagai “hadiah yang jatuh dari langit”, ia juga mengelak sepenuhnya “Konsensus 92  Satu Tiongkok dengan Persepsi masing-masing” sebagai kunci utama dalam mempertahankan status quo, ini bukan saja kesalahan terbesar Tsai dalam mendeskripsikan antar selat, tetapi ini juga merupakan kebohonggan dengan resiko paling besar bagi hubungan antar selat Taiwan dan hubungan dengan Amerika Serikat

Terkait dengan dalam pertemuan Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Daniel Russel dengan Tsai Ing-wen, disampaikan pihak AS berharap dapat terus mempertahankan kestabilan hubungan antar selat Taiwan, Chen Yi-xin mengartikan, Daniel Russel menginggatkan Tsai Ing-wen, seharusnya “meneruskan” kebijakan antar selat pemerintahan Ma.

Komentar

Terbarumore