(Taiwan, ROC) – Dalam rangka mengantisipasi pasca penandatanganganan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) Daratan Tiongkok-Korea Selatan, Menteri Ekonomi Republik Tiongkok John Teng (鄧振中) kemarin (2) saat menghadiri Forum Investasi Taiwan-Jepang mengutarakan, 2 hal yang dapat dilakukan oleh Taiwan, yang pertama adalah memperkuat daya saing dan yang kedua adalah ikut serta dalam integrasi ekonomi regional, harus melangkah liberalisasi, Taiwan tidak boleh melepaskan kesempatan bekerjasama dengan negara-negara anggota TPP maupun RCEP.
Menko Teng menyampaikan, ada dua hal yang patut diperhatikan dari FTA Daratan Tiongkok-Korsel yaitu Korsel sudah menuntaskan integrasi ekonomi dengan Amerika, Uni Eropa, Daratan Tiongkok sehingga Taiwan segera mengejar. Untuk penurunan tarif pajak industri LED, panel akan diselenggarakan lebih belakang sampai dengan tahun ke-9.
Ia menyampaikan, penandatangan FTA kali ini harus diwaspadai oleh Taiwan, namun masih ada tenggang waktu untuk penyesuaian, termasuk waktu penurunan tariff pajak untuk mesin perangkat dan panel akan lebih lambat. Namun, masih ada produk konsumen Taiwan yang bersaing dengan Korsel, untuk produk ini dampaknya akan terasa setelah 2~3 tahun kemudian.
Ia menilai, apabila Taiwan dapat sesegera mungkin menandatangani perjanjian komoditi dan jasa maka akan jadi solusinya. Mengenai perjanjian ekonomi Taiwan-Jepang, ia mengatakan bahwa hal ini sangat penting bagi Taiwan dan Jepang, namun sekarang ini masih dalam tahap pertukaran data dan pendapat, belum sampai pada tahap negosiasi.
Mengenai Forum Ekonomi Dijital Taiwan-AS yang akan diselenggarakan paruh kedua tahun ini, ia menjelaskan bahwa ini diajukan oleh Departemen Luar Negeri AS dan jendela komunikasinya adalah Dewan Pengembangan Nasional (NDC) sehingga dapat mengurangi hambatan penyampaian informasi dan ekspor-impor, sehingga pengusaha AS dan Taiwan dapat menikmati semakin banyak fasilitas dan pengembangan ekonomi dijital.