History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Pertimbangkan Kewaspadaan Wisatawan Tujuan Seoul untuk Hindari Virus MERS-CoV

  • 02 June, 2015
  • Editor
Taiwan Pertimbangkan Kewaspadaan Wisatawan Tujuan Seoul untuk Hindari Virus MERS-CoV
Diagram kasus virus MERS
(Taiwan, ROC) – Pihak Korea Selatan pada hari Selasa tanggal 2 Juni kembali melaporkan adanya kasus meninggalnya pasien yang menderita virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah atau yang dikenal juga sebagai virus MERS-CoV untuk yang ke dua kalinya. Karena banyaknya jumlah masyarakat Taiwan yang melakukan kunjungan ke Korea Selatan, maka banyak pihak yang memprakirakan kemungkinan dikeluarkannya signal peringatan akan wabah epidemik tersebut bagi mereka yang ingin melakukan kunjungan ke Korea Selatan.
 
Wakil kepala CDC, Chuang Jen-hsiang, dalam rapat interpelasi di Yuan Legislatif menyampaikan bahwa dalam 25 pasien penderita virus MERS, terdapat 2 pasien yang terkontaminasi melalui penularan antar manusia, sehingga berkemungkinan telah terdapat kasus penularan dalam lingkungan kehidupan masyarakat setempat. Chuang menjelaskan bahwa pihaknya juga tengah mempertimbangkan untuk menaikkan status peringatan tahap ke dua terhadap warga Taiwan yang ingin melakukan kunjungan ke Seoul, Korea Selatan. Peringatan tahap kedua adalah meningkatkan pengamanan saat berada di negara setempat.
 
Rumah Sakit Seoul sejak hari Selasa tanggal 2 Juni telah membuka stand pemeriksaan virus terkait, baik dalam unit klinik biasa maupun dalam unit gawat darurat. Chuang Jen-hsiang menjelaskan bahwa pihaknya juga berkemungkinan untuk melakukan perubahan definisi terhadap virus MERS-CoV. Jika masayrakat dalam kurun 14 hari terakhir pernah melakukan kunjungan ke rumah sakit di Seoul, serta memiliki gejala panas atau gejala pada saluran pernafasan, maka diwajibkan untuk segera melapor diri kepada pihak kedokteran.
Chuang Jen-hsiang mengatakan: “Jika sebelumnya hanya dibatasi pada wisatawan yang berkunjung ke Timur Tengah, menaiki onta, dan mengalami gejala panas saat kembali ke negara sendiri. Maka kini kami tengah mempersiapkan definisi yang baru versi mandarin, yakni berkemungkinan dirubah menjadi jika pernah melakukan kunjungan ke rumah sakit di Seoul, dan mengalami gejala panas setelah kembali tiba di Taiwan dalam kurun waktu 14 hari terakhir, maka akan dikategorikan pasien yang diwajibkan melapor diri terkait virus MERS-CoV.”
 
Chuang jen-hsiang menambahkan adalah virus MERS sendiri baru dapat menular kepada orang lain, jika sang pasien telah mengalami gejala demam panas. Sementara dalam lingkungan masyarakat sebenarnya sangat sulit untuk dapat terjadi penularan, hanya saja bagi warga yang berkunjung ke Seoul, jika memungkinkan , hindari kunjungan ke rumah sakit di negara setempat.
 

Komentar

Terbarumore