History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wakil Perdana Menteri : Pencetakan 3 D Kesempatan Bagi Inovator Muda

  • 30 May, 2015
  • Editor
Wakil Perdana Menteri : Pencetakan 3 D Kesempatan Bagi Inovator Muda
Wakil Perdana Menteri, Chang Shan-ceng

(Taiwan-ROC) Wakil Perdana Menteri, Chang San-ceng pagi hari ini (30/5) saat menghadiri kegiatan “Maker Conference-FUSIONERA” menyampaikan, seiring dengan semakin umumnya mesin pencetakan 3D dan mesin lainnya, sekarang ini, pemikiran yang ada di benak semakin mudah diwujudkan. Chang San-ceng mendukung kaum muda untuk lebih berani berinovasi, yang mana ini merupakan peluang besar.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, negara-negara maju mengembangkan “pergerakan membuat sendiri” (Maker Movement) yang berkembang dengan pesat, ini dipandang sebagai anak panah pengerak penting“revolusi industry ke 3”, diperkirkan dalam waktu 10 tahun, pengembangan industri akan menjadi salah satu bagian penting yang berpengaruh dalam bidang sosial, teknologi, pendidikan, medis dan lainnya.

Yuan Eksekutif dalam beberapa tahun terakhir ini secara agresif mempromosikan maker movement, dan selama 2 hari ini yaitu tanggal 30 dan 31 Mei menyelenggarakan “Maker Faire Taipei ke 3” di Taman Kreatif Hua Shan Taipei, sekaligus mengelar “Maker Conference – FUSIONERA”. Wakil Perdana Menteri, Chang Shan-ceng yang membuka kegiatan ini, dihadiri oleh pemimpin “Maker” dalam dan luar negeri yang juga tampil untuk memberikan ceramahnya agar para pengujung dapat lebih memahami semangat dan daya tarik dari “pembuat sendiri” atau“Maker”.

Chang Shan-ceng membeberkan, yang ditekankan dalam “Maker” adalah buatan tangan, meskipun sebelumnya sudah ada konsep, tetapi ternyata ada perbedaan dengan kenyataan yang ada; saat ini sudah ada alat pencetakan 3D, yang dapat mencetak apa yang ada dalam pemikiran, ini dapat membantu kaum muda untuk lebih berinovasi. Chang juga menyampaikan, kementerian pendidikan juga mulai mempromosikan peralatan cetak 3D di sekolah dasar dan sekolah menegah pertama, mendukung para pelajar mempraktekkan ide-ide unik yang ada. Dalam kegiatan “Buatan Sendiri” terbagi atas area “robot”. “interaksi”, “3D”, “kerajinan tangan” dan area “Maker Kecil-kecilan” agar si pembuat dapat mempraktekkan sendiri produknya, memberikan kejutan bagi pengunjung yang datang.

Komentar

Terbarumore