History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pres Ma : Keuntungan Lebih Besar dari Resiko Perluasan Layak Dicoba

  • 18 April, 2014
  • Editor
Pres Ma : Keuntungan Lebih Besar dari Resiko  Perluasan Layak Dicoba
Presiden Ma Ying Jeou Bertemu Dengan Dominique V Turpin

   Taiwan (RTI) Presiden Ma Ying-jeou tanggal 18 di kantor kepresiden bertemu dengan kepala sekolah International Institute for Management Development, Lausanne, Dominique V. Turpin. Terhadap daya saing Taiwan di kancah internasional, pres Ma menyampaikan, dalam World Competitiveness Yearbook, pada tahun 2009, Taiwan berada di urutan ke 23, tahun 2010 menjadi di urutan ke 8, tahun 2011 berada diurutan ke 6 tetapi pada tahun 2012 mundur menjadi urutan ke 7 dan pada tahun 2013 mundur lagi berada di urutan ke 11. Kepala negara beranggapan, menurunnya daya saing Taiwan disebabkan momentum ekonomi dan kinerja perusahaan mengalami perubahan struktural ekonomi global, pergerakan Taiwan tidak secepat untuk bersaing dengan waktu, seharusnya melakukan instrospeksi secara mendalam.

   Presiden menegaskan, di satu pihak pemerintah mempromosikan zona perekonomian bebas, disisi lain mempromosikan pelonggaran peraturan pembukaan pasar, asalkan berupaya dalam menghadapi dilemma termasuk sengketa perjanjian perdagangan jasa, proses pelolosannya tertunda, tetapi kepala negara beranggapan, hal ini lebih baik dilakukan daripada berbahaya.
   Presiden Ma Ying-jeou mengatakan:membuka pasar dan pelonggaran peraturan tentu ada resikonya, tetapi asalkan keuntungan yang diperoleh melebih dari resikonya, maka boleh untuk dicoba, bersamaan dengan itu bagi pabrik-pabrik, kami sebagai pemerintah menyediakan 98,2 milyar dollar Taiwan, selama 10 tahun membantu industri-industri yang mengalami kesulitan karena pengaruhi ini, program ini telah dilaksanakan selama 4 tahun.
    Presiden Ma menyampaikan, situasi yang dihadapi saat ini adalah kekhawatiran masyarakat terhadap hubungan Taiwan dengan Daratan Tiongkok, dalam hal perdagangan maupun lainnya, untuk itu pemerintah perlu memberikan penjelasan agar masyarakat lebih mengerti keuntungan yang didapatkan lebih besar dari kerugian dalam hubungan perdagangan dengan Daratan Tiongkok.
   Presiden mengambil contoh daftar panen awal dalam ECFA, nilai secara keseluruhan dari produk panen awal mencapai 20,5 milyar dollar Taiwan, lebih banyak 35% dari tahun 2010 yang hanya bernilai 15,2 milyar dollar Taiwan, tetapi untuk item yang tidak termasuk dalam panen awal hanya meningkat 6,3%, hal ini dapat dikatakan sebagai perbedaan ada dan tidaknya ECFA sebesar 5 kali lipat; Presiden Ma menegaskan, setelah penandatangan ECFA, ekspor Taiwan ke Daratan Tiongkok bertambah, tetapi untuk perbandingannya tidak bertambah karena Taiwan juga mengembangkan perdagangannya dengan wilayah lain, bahkan dapat dikatakan ketergantungan pada Daratan Tiongkok semakin rendah.

Komentar

Terbarumore