History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menlu : Juni Membahas Cakupan Hukum Maritim Perairan Taiwan – Filipina

  • 29 May, 2015
  • Editor
Menlu : Juni Membahas Cakupan Hukum Maritim Perairan Taiwan – Filipina
Menlu Lin Yung Le

(Taiwan-ROC) Kapal Penangkap Ikan berbendera Republik Tiongkok “Ming Jin Tsai no.6” dan “Shen Yi Feng” yang beberapa waktu lalu ketika memasuki kawasan perairan tumpang tindih Taiwan dan Filipina, diperiksa oleh pihak penjaga laut Filipina, hal ini membuat kembali lagi disorotinya masalah sengketa antara Taiwan dan Filipina di perairan tumpang tindih.

Menteri Luar Negeri, Lin Yung-le hari ini (29/5) pagi ketika diwawancarain saat hadir dalam upacara pengangkatan sumpah pejabat tingkat satu dan pejabat untuk perwakilan di luar negeri menyampaikan, meskipun sudah ada peraturan dan kesepakatan terkait perairan tumpang tindik Taiwan dan Filipina, tetapi masalah perbatasan dan cakupan dari “daerah berdekatan” tetap masih ada, kedua belah pihak sudah menetapkan untuk membahasnya pada bulan Juni mendatang.

Lin Yung-le mengatakan : yang paling penting adalah kawasan berdekatan antara 12 – 24 mill laut, maka apabila berada bagian kawasan perairan ekonomi tumpang tindik, semua tidak ada masalah, kita semua bisa beroperasi berdasarkan peraturan yang ada, tetapi untuk bagian di kawasan berdekatan, kami saat ini tengah meminta pihak Filipina untuk membahasnya kembali pada tahap berikutnya, ini akan dilakukan bulan Juni mendatang.

Lin Yung-le membeberkan, dalam waktu dekat ini, Taiwan dan Filipina tengah mempersiapkan penandatanganan perjanjian kerja sama hukum maritime, dan ini tidak ada kaitan dengan pembahasan pada bulan Juni mendatang, pembahasan utama dalam negosiasi bulan Juni mendatang yang paling utama untuk menyelesaikan masalah sengketa “Kawasan Berdekatan”

Lin Yung-le mengatakan : kami beranggapan untuk kawasan berdekatan merupakan bagian dari kawasan perairan ekonomi milik kami, untuk itu kami beranggapan kapal penangkap ikan bisa beroperasi di sana atau kapal coast guard menjaga nelayan, kami beranggapan semua ini sesuai dengan hukum, pihak Filipina pada dasarnya tidak menerima hal ini. Sebenarnya kami juga mengajukan protes pada pihak Filipina, beranggapan tidak seharusnya mereka menerapkan penegakan hukum di kawasan berdekatan ini, tetapi ini memerlukan negosiasi bersama yang merupakan cara paling baik.

Berdasarkan Biro Perikanan, Dewan Pertanian “Peta pembatasan operasi kapal penangkapan ikan di perairan tumpang tindih Taiwan dan Filipina” yang tergambar “batasan operasi kapal nelayan bagian selatan” kapal penangkap ikan Taiwan tidak boleh memasuki kawasan perairan 12 mill Filipina, tetapi masih boleh untuk menangkap ikan di 24 mill kawasan perairan ekonomi tumpang tindih, masih dalam cakupan “batasan operasi selatan” perlindungan coast guard, tetapi berdasarkan peraturan domestic Filipina, cakupan batasan perairan adalah 24 mill, sehingga timbul sengketa cakupan perairan kedua belah negara. 

Komentar

Terbarumore