History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kapal Ikan Taiwan Diperiksa Petugas Kelautan Filipina

  • 28 May, 2015
  • Editor
Kapal Ikan Taiwan Diperiksa Petugas Kelautan Filipina
Kapal Ikan Taiwan Diperiksa Petugas Kelautan Filipina

(Taiwan, ROC) - Kapal penangkap ikan berbendera Pingtung, ROC “Ming Jin Tsai no 6” pada tanggal 25 Mei malam saat beroperasi menangkap ikan di kawasan perairan tumpang tindih Taiwan dan Filipina, diminta oleh pihak petugas perikanan Filipina untuk diperiksa. Badan Administrasi Coast Guard (CGA) pada saat pertama segera mengutus “Kapal Keelung” untuk memberikan bantuan. Begitu mendapat laporan, pihak kementerian luar negeri segera melakukan negosiasi dengan Filipina, dan berhasil memberikan pelindungan bagi “Ming Jin Tsai no 6” sehingga tidak ditahan oleh Filipina.

Perdana Menteri Mao Chi-guo pada hari Kamis tanggal 28 Mei, dalam rapat Yuan Eksekutif menyampaikan, berdasarkan kesepakatan pembicaraan bidang perikanan antara Taiwan dan Filipina, berdasarkan hukum ini, pihak Filipina harus memberikan waktu untuk penanganan selama 1 jam untuk Taiwan, dan memberitahukan kapal penangkap ikan tersebut untuk meninggalkan lokasi, tetapi kali ini ada perbedaan antara kesepakatan dengan yang dilakukan oleh pihak petugas perikanan Filipina di lapangan. PM Mao menegaskan, kemenlu akan terus melakukan negosiasi dengan pihak Filipina, dan menyampaikan posisi kita dengan serius.

Juru bicara Yuan Eksekutif, Sun Lih-chyun mengutip dengan mengatakan, ”Namun dalam pada kasus ini, ada perbedaan antara petugas kapal Filipina dengan kesepakatan antara Taiwan dan Filipina, meminta pihak kementerian luar negeri untuk melakukan negosiasi dengan pihak Filipina, secara serius menyampaikan posisi kita, agar dapat menghindari terjadinya kasus serupa terulang kembali.”

PM Mao menyatakan keyakinannya, setelah mendapatkan laporan dari “Kapal Keelung” utusan dari CGA yang berada di posisi 7 mil laut dari posisi kejadian, yang segera memberi perlindungan pada nelayan bersangkutan.

PM Mao menyampaikan, saat ini merupakan musim ikan di kawasan perairan tumpang tindih Taiwan dan Filipina, ia meminta Dewan Pertanian untuk meningkatkan penyuluhan, untuk menghindari kasus pelanggaran penangkapan ikan, juga meminta CGA untuk meningkatkan perlindungan bagi nelayan di wilayah perairan Laut Selatan, menjamin keamanan nelayan Taiwan.

Ia juga menyampaikan berharap kemenlu dan dewan pertanian dapat terus berupaya, secepatnya menandatangani “Perjanjian kerjasama peneggakan hukum Taiwan dan Filipina di bidang perikanan”, serta membentuk lembaga yang menangani sengketa terkait perikanan.

Komentar

Terbarumore