History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Daya Saing Dunia, Taiwan Urutan Ke-11 Dunia, Ke-3 Asia

  • 27 May, 2015
  • Editor
Daya Saing Dunia, Taiwan Urutan Ke-11 Dunia, Ke-3 Asia
Menko John Teng

(Taiwan, ROC) – Sebuah situs berita ZAWYA melansir, International Institute for Management Development (IMD) hari ini (27) mengumumkan laporan “Daya saing dunia 2015”, Amerika tetap menjadi negara urutan pertama dan diantara 61 negara yang dinilai, Taiwan tahun kemarin yang berada di urutan ke-13 sekarang maju ke urutan ke-11, sedangkan untuk kawasan Asia berada dibelakang Hongkong dan Singapura.

Urutan 10 terbesar pertama dari 61 badan ekonomi dunia adalah sebagai berikut, Amerika Serikat, Hongkong, Singapura, Swiss, Kanada, Luxemburg, Norwegia, Denmark, Swedia dan Jerman.

Untuk kawasan Asia, Taiwan tahun ini di urutan ke-11 sedangkan Malaysia yang tahun kemarin di urutan ke-12 turun ke urutan 14, Jepang dari uturan 21 turun ke urutan ke 27, Thailand dari urutan ke 29 turun ke 30, Indonesia turun dari 37 ke 42, sebaliknya Korea Selatan dari urutan 26 naik ke peringkat 25, begitupula Filipina dari urutan ke 42 naik 1 peringkat diurutan ke 41. Melihat kondisi pada umumnya, daya saing badan ekonomi di Asia mengalami kemunduran, hal ini disebabkan oleh melemahnya ekonomi dalam negeri dan menuanya infrastruktur.

Sedangkan untuk negara-negara berkembang termasuk Brazil turun dari 54 ke 56, Afrika Selatan dari 52 turun ke 53, Daratan Tiongkok naik dari 23 ke 21, Meksiko dari 41 maju ke 39 dan India tetap pada peringkat 44.

Menteri Ekonomi John Teng (鄧振中) siang tadi (27) saat ditemui di Komite Ekonomi Yuan Legislatif menyampaikan, kemajuan peringkat Taiwan di IMD adalah berita yang menggembirakan dan efisiensi pemerintah juga mengalami kemajuan, ini menunjukan pemerintah semakin transparan, partisipasi rakyat juga mengalami kemajuan.

Menko menyampaikan : Kinerja pemerintah dari peringkat 12 naik ke 9, tentu semua pihak sangat perduli dengan kinerja pemerintah, melihat hasil kerja kita membutuhkan sedikit waktu, sebetulnya kita semakin membaik, semakin transparan, untuk segi partisipasi rakyat, sebetulnya maju cukup banyak, ini adalah nilai tambahnya.

Walau daya saing Taiwan tahun ini mengalami kemajuan namun karena angka ekonomi belakangan ini kurang begitu memuaskan, DGBAS juga merevisi kebawah angka pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini menjadi 3,28%, menghadapi hal ini, Menko menjelaskan, Kemenko akan terus memperhatikan dan memperbaiki investasi domestik, investasi luar negeri dan ekpor.

Komentar

Terbarumore