(Taiwan, ROC) – Badan Direktorat Jendral Budget, Akutansi dan Statistik Yuan Eksekutif atau DGBAS, pada hari Jumat tanggal 22 Mei mengumumkan angka pengangguran untuk bulan April 2015, yang berjumlah sebanyak 421 ribu orang, atau sebanyak 3,63%. Angka ini menurun 0,09% dibandingkan bulan sebelumnya, dan berkurang 0,28% dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2014. Angka ini merupakan angka yang terendah yang dicapai selama kurun waktu 15 tahun terakhir. Prosentase pengangguran rata-rata yang dicapai pada bulan Januari hingga April adalah sebesar 3,69%, turun 0,32% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika menilik dari latar belakang pendidikan, maka ditemukan jumlah pengangguran dengan latar belakang pendidikan sarjana atau lebih, mencapai 3,91%. Menurut analisa dari pihak DGBAS, hal ini disebabkan karena stabilnya pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya lapangan pekerjaan yang ada.
Wakil Kepala Bagian Statistis DGBAS, Luo Yi-ling mengatakan, “Jumlah angka pengangguran yang berlatar belakang pendidikan sarjana ke atas berkurang, karena pengaruh iklim ekonomi yang membaik. Artinya adalah setelah krisis perbankan, angka ini terus berada pada 4%. Pada tahun 2009 saat krisis perbankan terjadi, angka pengangguran sempat mencapai 5,98%. Setelah melewati masa krisis, dengan membaiknya iklim ekonomi, maka tentu turut mempengaruhi angka pengangguran yang ada.”
Dalam hal penambahan gaji atau upah buruh, dengan adanya pembagian tunjangan hari raya dan pembagian bonus tahunan, maka rata-rata gaji karyawan pada bulan Januari hingga Maret, adalah sebesar NT$ 59.078. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, maka terdapat kenaikan sebanyak 5,74%. Pertumbuhan ini juga merupakan yang tertinggi dalam kurun 5 tahun terakhir. Sementara untuk gaji standar rata-rata yang diperoleh masyarakat adalah senilai NT$ 37.488, naik 2,19% dibandingkan tahun sebelumnya, dan merupakan pertumbuhan tertinggi selama kurun waktu 15 tahun terakhir.