History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Turut Pilpres Shih Ming Teh : Menuntut Rekonsiliasi Taiwan

  • 21 May, 2015
  • Editor
Turut Pilpres  Shih Ming Teh : Menuntut Rekonsiliasi Taiwan
Shih Ming Teh

(Taiwan-ROC) Mantan Ketua Partai Progresif Demokratik (DPP), Shih Ming-the, hari ini (21/5) mengelar jumpa pers untuk mengumumkan keikutsertaannya dalam PILPRES 2016. Shih Ming-the menekankan, Taiwan saat ini berada dalam kesulitan, presiden yang tangguh merupakan kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan masalah keadilan. Shih Ming-teh dengan “Rekonsiliasi Taiwan” berjanji akan membentuk pemerintahan bersatu dengan lebih banyak merekrut tenaga dari berbagai partai dan koalisi pemuda, berharap dapat mengakhiri era satu partai saja, menjadikan sebuah negara yang baik. 

Mantan ketua DPP, Shih Ming-teh yang pada hari ini (21/5) mengelar jumpa pers untuk mengumumkan keikutsertaan dirinya yang berdiri sendiri dalam pemilihan presiden 2016. Shih telah menyiapkan 10 lembar pernyataan keikutsertaannya menyampaikan, ada 6 masalah besar Taiwan yang harus segera diselesaikan, seperti perseteruan pan biru dan hijau, hubungan lintas selat Taiwan, sistem konstitusi, kesenjangan kaya dan miskin, korupsi dan jatuhnya Yuan Legislatif.

Shih Ming-teh mengatakan, Taiwan hanya ada kemauan dan kebijakan partai politik, partai politik telah berulang kali rotasi, tetapi situasi tetap sama, ia yakin rekonsiliasi merupakan satu-satunya cara menyelesaikan masalah Taiwan, untuk itu ia berjanji apabila terpilih sebagai presiden, akan membentuk sistem cabinet koalisi, merangkul berbagai partai dan kaum muda dibawah 39 tahun, mengakhiri era satu partai saja. Ia mengatakan : apabila saya berhasil menang dalam pilpres 2016, pemerintahan baru saya akan membina kaum muda yang berusia di bawah 39 tahun dari partai DPP dan KMT, dan partai lainnya untuk menempati 1/4 kursi, kami akan membentuk sistem kabinet koalisi kaum tua, menengah dan muda dari berbagai parpol, mengakhiri era satu partai yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, budaya presiden dari 1 partai, agar Taiwan dapat benar-benar menjadi negara presiden.

Shih Ming-teh menegaskan, ia tidak memiliki banyak dukungan dari anggota partai, tetapi terhadap kesulitan yang dihadapi Taiwan saat ini membuatnya mau tidak mau harus bangkit, menghadapi politisi. Ia mengatakan, sebagai mantan ketua partai DPP, tentu saja memiliki perasaan terhadap DPP, tetapi seperti berlalunya kasus keamanan pangan “Wei Chuan” dan “Ding Xin” , ia yakin dengan berpegang teguh pada keadilan, rekan-rekan lain secara diam-diam memberikan dukungan, ia juga yakin sebagian dari anggota partai KMT juga bersedia bersamanya berjuang demi Taiwan.

Berdasarkan peraturan gugur bagi yang mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden, batasan pengumpulan tanda tangan sebesar 1,5% dari jumlah pemilu legislator terakhir; berdasarkan pemilu legislator 2012 sebanyak 18,08 juta orang, Shih Ming-teh harus mendapatkan tandatangan setidaknya 270 ribu baru dapat dicalonkan sebagai kandidat presiden

Komentar

Terbarumore