History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : 7 Tahun Ini Ada Yang Manis Dan Pahit, Siap Pikul Tanggung Jawab

  • 20 May, 2015
  • Editor
Presiden Ma : 7 Tahun Ini Ada Yang Manis Dan Pahit, Siap Pikul Tanggung Jawab
Presiden Ma : 7 Tahun Ini Ada Yang Manis Dan Pahit, Siap Pikul Tanggung Jawab

(Taiwan, ROC) – 20 Mei 2015 adalah 7 tahun masa kepemimpinan Presiden Ma Ying-jeou, pagi ini dalam pidato resminya di Istana Presiden, beliau mengundang perwakilan dari masyarakat dan kalangan cendikiawan.

Beliau mengambil tema “Perjuangan 7 tahun, Taiwan Dikenal” menjelaskan bahwa selama 7 tahun ini menghadapi berbagai macam tantangan termasuk krisis ekonomi, bencana badai Morakot, juga pernah membagikan voucer belanja nasional, reformasi perekrutan tentara nasional, integrasi industri-akademik, pendataan resmi harga properti, subsidi bagi ibu yang baru melahirkan dan masih banyak lagi dimana dijelaskan melalui pengalaman kecil dari warga.

Presiden Ma menyampaikan, beberapa teman lama ini telah menjadi saksi perubahan yang terjadi di Taiwan selama 7 tahun ini, beliau berharap negara dapat meneruskan jalur yang sudah tepat ini, terus maju. Ia menuturkan, setiap kali terpukul dan bangkit lagi membuatnya merasa semakin percaya diri, tidak lupa beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat.

Ma menyampaikan : Selama 7 tahun ini ada yang manis, pahit, kesuksesan dan pukulan, setiap kali terkena pukulan dan bangkit lagi telah menambah rasa percaya diri, kepercayaan kepada semua kebijakan yang saya perjuangkan dan keramahan warga Taiwan serta kepercayaan terhadap keberanian. Secara khusus saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, atas kontribusi anda selama 7 tahun ini baru bersama-sama membangun Negara Republik Tiongkok yang makmur dan stabil.


Kepala negara meneruskan, belakangan tahun ini beliau juga mendengar banyak protes dari berbagai pihak, Ma mengambil contoh sistem penyesuaian harga minyak dan listrik, walau ia tahu bahwa kebijakan seperti ini sulit untuk diterima namun sebagai pemimpin negara, maka harus bertanggung jawab kepada masyarakat, yaitu mengambil keputusan yang tepat. Ia menyampaikan, keputusan ini semua sangatlah sulit namun ia tidak pernah menyesal.

Presiden mengatakan : Ini hanya salah satu contoh saja, semoga dapat menjelaskan jerih payah saya kepada Taiwan, kinerja dari reformasi serta kegigihan saya. Mengenai hal-hal yang terjadi selama proses reformasi, saya bersedia memikul tangung jawabnya. Selain itu, saya juga percaya, semua keputusan ini dapat diuji oleh waktu dan sejarah.


Ia akan selalu ingat masyarakat Taiwan memilihnya menjadi presiden untuk dua kali, lanjut beliau, ini bukanlah kebanggan tapi adalah tanggung jawab yang harus dipikul, ia bersedia menerima protes dan kecaman cukup sampai dirinya saja, ia bersedia memikul semuanya, sehingga reformasi di pemerintah yang berikutnya dapat dilanjutkan dan masyarakat dapat terus melangkah maju kedepan.

Komentar

Terbarumore