(Taiwan, ROC) – Presiden Ma Ying-joeu pada hari ini(19/5) berada di Chiang Kai-shek memorial hall menyambut raja Swaziland, Mswati III beserta isteri. Sesuai dengan tradisi, untuk negara yang memiliki hubungan diplomatik pada saat pertama kali berkunjung ke Taiwan akan disambut dengan penghormatan militer, namun ini merupakan kunjungan Mswati ke-15 kalinya, ini menunjukkan Republik Tiongkok menghargai kunjungannya.
Presiden Ma dalam sambutan mengatakan, kerajaan Swaziland adalah negara hubungan diplomatik dengan Republik Tiongkok, kedua belah pihak menjalin hubungan ini semenjak 1968, kerjasama terbina baik dan persahabatan ini berjalan abadi.
Presiden Ma mengatakan: “Republik Tiongkok bersama kerajaan Swaziland menjalani banyak program kerjasama, berbagi pembangunan sukses dari Taiwan, sementara Swaziland sering mengangkat Republik Tiongkok di mata internasional, jalinan persahabatan sangat mendalam, saya mewakili pemerintah dan masyarakat mengungkapkan apresiasi kepada Swaziland”.
Dalam sambutan Mswati mengatakan, upacara penghormatan militer ini membuat dirinya teringat tahun 1989 saat pertama kali mengunjungi Taiwan, ia sangat berkesan selama di Taiwan, kunjungan kali ini adalah untuk membahas hubungan kerjasama kedua belah pihak dan bermaksud untuk mempererat hubungan; Mswati berjanji kerajaan Swaziland akan terus mendukung Taiwan di mata internasional.
Mswati mengatakan: “pemerintah dan rakyat Swaziland dapat memberikan jaminan, kami akan terus berkomitmen dan mendukung Republik Tiongkok menjadi salah satu bagian keluarga dari komunitas bangsa internasional.”
Wapres Wu Den-yih beserta 4 ketua yuan eksekutif, yuan yudikatif, yuan penguji dan yuan pengawas ikut menghadiri upacara penghormatan militer.
Mswati selain melakukan kunjungan dinas, pada tanggal 20 Mei mendatang akan menyaksikan pameran bunga anggrek di grand hotel, kemudian juga akan mengunjungi universitas dan industri bioteknologi.