(Taiwan, ROC) - Mantan ketua umum partai DPP, Tsai Ing-wen pada hari Kamis tanggal 17 April saat mendatangi kantor pusat partai DPP untuk mengambil formulir pengajuan pendaftaran sebagai ketua partai, menjawab berbagai pertanyaan dari media massa, terkait kemunduran Ketua Umum Su Tseng-chang dan Mantan Perdana Menteri Frank Hsieh dalam pemilihan umum ketua partai kali ini serta pengajuan peraturan khusus dari partai DPP terkait masalah pembangunan PLTN ke 4.
Berkenaan dengan mundurnya Su dan Hsieh dalam pemilihan ketua umum partai kali ini, Tsai menyatakan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya terhadap pengorbanan yang telah diberikan oleh para senior. Ia juga menegaskan bahwa masalah utama yang terbesar adalah ketidakpercayaan masyarakat terhadap dunia politik. Tsai berharap melalui pemilihan ketua umum kali ini, dapat kembali menyatukan aspirasi dan membangun kembali sikap percaya antara masyarakat dengan partai DPP.
Perihal pandangannya terhadap peraturan khusus pembangunan PLTN no 4, Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa jika pemerintah yang berkuasa saat ini tidak dapat menjalankan amanat dari rakyat, maka keputusan akhir harus dikembalikan kepada masyarakat umum, ia juga menegaskan bahwa referendum merupakan sebuah jalan yang harus ditempuh dalam penyelesaian masalah ini.
Tsai Ing-wen mengatakan, “Tetapi tentu bukan program referendum seperti yang diajukan oleh Yuan Eksekutif, dimana di mata Lin Yi-hsiong adalah sebuah bentuk referendum yang palsu. Jika kita ingin melakukan referendum terhadap PLTN, maka haruslah menata ulang struktur referendum. Saya kira bentuk referendum yang diajukan oleh partai DPP adalah sebuah arah yang tepat.”
Berkenaan dengan hal ini, pada hari yang sama juru bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun menyebutkan bahwa pihak Yuan Eksekutif tidak memahami isi dan makna dari peraturan khusus yang berkenaan dengan pembangunan PLTN 4, sehingga beliau tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Tetapi yang pasti, sikap Yuan Eksekutif adalah tidak akan menghindari permasalahan referendum yang berhubungan dengan pembangunan PLTN no 4 tersebut.
Sun Lih-chyun mengatakan, “Dalam rapat hari ini tidak membahas mengenai masalah tersebut. Yang pertama, berkenaan dengan peraturan khusus, karena kami tidak mendapatinya dari pemberitaan media massa yang ada, kami juga tidak memahami isi dari peraturan khusus tersebut, untuk itu kami tidak akan memberikan tanggapan. Namun perihal masalah referendum, sikap Yuan Eksekutif dalam menghadapi kemungkinan pelaksanaan referendum tidak akan berubah.”
Saat ditanya apakah pelaksanaan referendum akan dijadikan satu dengan pemilu yang dijadwalkan dilangsungkan akhir tahun, Tsai Ing-wen menjelaskan walaupun banyak negara di dunia melakukan hal yang sama, namun perihal referendum pembangunan PLTN no 4, masih harus dilihat lagi jadwalnya apakah dapat diselenggarakan secara bersamaan atau tidak.