(Taiwan, ROC) - Pabrik PT ASE K7 pada tahun kemarin terjadi kasus pencemaran air, sehingga Biro Perlindungan Lingkungan Pemerintah Kota Kaoshiung memberlakukan penghentian operasi pabrik yang terkait. Yayasan Masyarakat Bumi atau CET setempat pada bulan Februari tahun ini, bersama dengan 50 yayasan peduli lingkungan intenasional lainnya serta yayasan buruh menyerukan kepada PT ASE untuk segera melakukan perbaikan terlebih dahulu dan menghentikan pemberian tender kepada PT ASE. Pejabat CET, Chiu Hua-mei pada hari Kamis tanggal 17 April menjelaskan bahwa permohonan mereka secara perlahan juga telah mendapatkan sambutan dari khalayak umum.
Salah satunya perusahaan semikonduktor Maxim menjelaskan bahwa sejak peristiwa pencemaran air oleh PT ASE terkuak, pihaknya telah memberhentikan pemberian tender kepada mereka. Sementara itu, perusahaan Intel juga tengah melakukan pengusutan terhadap masalah yang terjadi di PT ASE, selain itu juga meminta PT ASE untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi. Dari pihak perusahaan Apple, juga telah memberikan perintah kepada 8 perusahaan yang berhubungan dengan PT ASE untuk dapat segera memperhatikan masalah kasus pencemaran lingkungan ini.
Sehubungan dengan maraknya isu di khalayak umum yang menyebutkan bahwa pihak perusahaan Apple akan memberikan sebagian tendernya pada kwartal mendatang kepada PT ASE, Chiu Hua-mei mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan perusahaan Apple, agar mereka dapat lebih memberikan perhatian terhadap masalah pencemaran lingkungan ini.
Dari PT ASE sendiri, disebutkan bahwa pihaknya telah mendapatkan persetujuan pengoperasian kembali secara bersyarat oleh Pemerintah Kota Kaoshiung pada tanggal 24 Maret lalu, dan dalam waktu singkat berkemungkinan akan segera mulai beroperasi kembali.