History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOHW: Antisipasi Isu Kemungkinan Penghentian Impor Produk Jepang

  • 14 May, 2015
  • Editor
MOHW: Antisipasi Isu Kemungkinan Penghentian Impor Produk Jepang
MOHW: Antisipasi Isu Kemungkinan Penghentian Impor Produk Jepang

(Taiwan, ROC) – Program baru tentang pangan non radiasi dan produk pangan impor asal Jepang akan segera diberlakukan sejak hari Jumat tanggal 15 Mei. Hal ini berhubungan dengan tidak tercapainya kesepahaman negosiasi antara Jepang dan Taiwan, sehingga produk makanan asal Jepang juga akan diberhentikan. Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan atau MOHW segera memberlakukan program antisipasi hal tersebut. MOHW pada hari Kamis tanggal 14 Mei menegaskan bahwa produk makanan asal Jepang yang tidak dilengkapi oleh dokumen dilarang masuk ke pasar Taiwan.

MOHW sendiri mengumumkan sejak tanggal 15 Mei akan meminta semua instansi terkait melakukan pemeriksaan dokumen khusus produk makanan asal Jepang. Untuk produk makanan yang diproduksi dari kawasan bekas radiasi nuklir, maka harus menyertakan surat dokumen penelitian khusus lebih mendetail. Namun permintaan yang diajukan oleh pihak MOHW ditentang oleh pemerintah Jepang. Pihak media Jepang setempat melaporkan bahwa rapat negosiasi antara Jepang dan Taiwan dinyatakan tidak mencapai kesepakatan, sehingga dapat dipastikan bahwa semua produk makanan asal Jepang akan dihentikan pengirimannya ke Taiwan.

MOHW sendiri segera menggelar rapat musyawarah guna menghadapi sikap yang dilakukan oleh pemerintah Jepang, khususnya dalam hal produk makanan, obat-obatan dan juga keperluan medis kesehatan lainnya, yang selama ini banyak yang diimpor dari Jepang.

Sejak terjadinya gempa bumi dahsyat di Jepang pada tahun 2011, Taiwan melarang masuknya produk makanan yang diproduksi dari kawasan beresiko radiasi nuklir, antara lain kawasan Fukushima, Tochigi, Ibaraki, Chiba dan Gunma. Mulai dari tanggal 15 Mei, pihak Taiwan mengharapkan ke lima kabupaten yang dimaksud dapat menyertakan surat dokumen penelitian terkait. Selain itu untuk kawasan Tokyo, Shizuoka, diwajibkan menyertakan surat dokumen penelitian radiasi nuklir untuk produk makanan laut, daun teh, makanan bayi dan sebagainya.

Komentar

Terbarumore