(RTI/ANTARA) - Perwakilan Kementerian Pertahanan Madagaskar mengadakan pertemuan dengan delegasi Indonesia khususnya BUMN Industri strategis yang mengikuti Pameran Perdagangan Internasional (Foire Internationale de Madagascar) tahun 2015, di Antananarivo Madagaskar.
Pameran Foire Internationale de Madagascar (FIM) tahun 2015 yang diikuti Indonesia tersebut merupakan tahapan implementasi pertemuan bilateral Presiden Republik Indonesia dan Republik Madagaskar pada 23 April 2015 dalam peringatan 60 tahun KAA lalu, demikian disampaikan oleh Staf Komunikasi KBRI Antananario, Iqbal Hidayat.
Presiden Madagaskar Hery Rajaonarimampianina mengunjungi stan Indonesia yang diterima Kuasa Usaha Perwakilan Tetap (KUTAP) RI Artanto S Wargadinata bersama beberapa pejabat lainnya.
Foire Internationale de Madagascar tahun 2015 dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Madagaskar Jean Ravelonarivo, dan Indonesia menampilkan antara lain dari BUMN sektor industri strategis, yaitu PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad.
Peserta lainnya adalah PT Olympic Furintraco, PT MCI (Multi Commodity Indonesia), dan PT KHS (Karya Hidup Sentosa).
Paviliun Indonesia mendapat kehormatan menerima kunjungan mantan Presiden Madagaskar Marc Ravalomanana.
KBRI Antananarivo bersama delegasi bisnis Indonesia mengadakan konferensi yang diikuti sekitar 80 peserta, antara lain dari Kementerian Perindustrian, Kadin Mayotte, konsultan ESDM, Air Madagascar, pengusaha, perwakilan Hotel Panorama, dosen dan mahasiswa serta media.
Partisipasi Indonesia tersebut juga merupakan tahapan implementasi pertemuan bilateral Presiden Republik Indonesia dan Republik Madagaskar pada 23 April 2015 dalam peringatan 60 tahun KAA.