History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

2 Kuartal Berturut-turut CPI Kemungkinan Merosot

  • 13 May, 2015
  • Editor
2 Kuartal Berturut-turut CPI Kemungkinan Merosot
2 Kuartal Berturut-turut CPI Kemungkinan Merosot

(Taiwan, ROC) – Direktorat Jenderal Anggaran, Akutansi dan Akutansi (DGBAS) beberapa waktu yang lalu melansir laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) tahunan untuk bulan April tumbuh minus 0,80%, ini adalah 4 bulan berturut-turut tumbuh negatif, berkemungkinan besar untuk kuartal ke II tahun ini akan tumbuh negatif yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kekhawatiran deflasi. Berdasarkan definisi dari Lembaga Moneter Internasional (IMF), apabila CPI tumbuh negatif untuk 2 kuartal maka menandakan fenomena deflasi, namun DGBAS menganalisa, indikasi ini hanya sebagai referensi internasional saja, namun pada kenyataanya harus melihat situasi. Arti negatif dari Deflasi itu sendiri adalah harga barang-barang jatuh, daya beli merosot atau terjadi kelebihan produksi, dari penelitian terhadap 365 jenis barang di Taiwan ada 229 mengalami kenaikan dan tidak menunjukan adanya fenomena deflasi.

Deputi Kantor Statistik, DGBAS, Tsai Yu-tai (蔡鈺泰) menyampaikan : atau dengan kata lain ada kelebihan produksi, kebanyakan barang, terjadi pemborosan sumber daya, ini adalah latar belakang dari fenomena ekonomi yang negatif, beberapa faktor ini perlu diperhatikan, namun perubahan harga yang terjadi tidak menunjukan adanya kondisi seperti itu.

DGBAS juga menyampaikan, walau CPI menunjukan pertumbuhan negatif selama 4 bulan berturut-turut, namun apabila dikurangi indeks harga sayur dan buah-buahan serta sumber daya, untuk bulan Januari hingga April harga barang primer naik 1,02%, secara keseluruhan tetap tumbuh moderat. Namun bukan berarti pertumbuhan negatif CPI selama 2 kuartal diabaikan, DGBAS akan tetap memperhatikan dampak perubahan harga di masyarakat.

Komentar

Terbarumore