Kapal Pesiar “Sewol” Korea Selatan tanggal 16 April tenggelam dalam perjalanannya dari kota pelabuhan kota Incheon menuju ke Pulau Jeju di bagian selatan negeri ini. pihak pejabat Korea Selatan menyampaikan, saat ini sudah diketahui ada 2 korban tewas dan 100 orang lebih tidak diketahui keberadaannya.
Dalam laporan Yonhap News Agency (YNA), Korea Selatan, pada tanggal 15 malam, “Sewol” yang mengangkut 477 orang berangkat dari Inchoen menuju ke pulau Jeju, pada tanggal 16 pagi terjadi kecelakaan di sekitar 20 km dari pulau Byeongpoong, sudut barat daya Semananjung Korea dan pada pukul 9 pagi waktu setempat kapal penumpang mengirimkan sinyal meminta pertolongan.
Menurut laporan Yonhap dan televisi YTN, 368 orang telah diselamatkan, lebih dari 100 orang masih belum jelas keberadaannya. Menurut apa yang dibocorkan dari pejabat pelabuhan Korsel, sampai berita ini dilaporkan, sudah ada 2 korban yang tewas, saat ini pertolongan tengah dilancarkan sehingga sulit untuk memberikan penjelasan pada public berapa orang yang telah diselamatkan.
Ada perbedaan jumlah penumpang kapal “Sewol”, pada saat pertama dilaporkan adalah 500 penumpang, tetapi kemudian menjadi sekitar 350 penumpang, berdasarkan informasi terakhir disampaikan adalah 450 lebih orang, dari isi laporan terbaru Yonhap mengemukakan ada 477 orang. Mengenai berapa jumlah orang yang berhasil diselamatkan juga tidak sama, ada yang melaporkan sudah 368 orang berhasil diselamatkan, tetapi ada juga yang melaporkan hingga saat ini dipastikan lebih dari 160 orang berhasil diselamatkan.