(Taiwan, ROC) – Yuan Eksekutif baru saja meloloskan rancangan perbaikan peraturan penggunaan air, dengan menambahkan peraturan biaya pemborosan air terhadap perusahaan besar, jika didapati menggunakan air untuk kegunaan industri lebih dari seribu meter kubik air setiap bulannya. Asosiasi Industri dan Perdagangan Nasional atau CNAIC segera mengajukan penolakan atas program tersebut, karena biaya air seharusnya dibebankan kepada semua masyarakat yang menggunakannya. CNAIC menilai pemerintah tidak seharusnya hanya mematok biaya pemborosan air kepada pihak industri semata. CNAIC juga akan segera mengajukan keberatan tersebut, yang ditujukan langsung kepada Perdana Menteri Mao Zhih-guo dan Menteri Ekonomi John Chen-Chung Deng.
John Chen-Chung Deng pada hari Kamis tanggal 7 Mei saat menghadiri rapat Komisi Ekonomi Yuan Legislatif, menjelaskan bahwa biaya air yang rasional sangatlah penting. Selain itu juga dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk pengaturannya. Pencanangan program pematokan biaya pemborosan air adalah langkah pertama dalam mewujudkan biaya air yang rasional. Pihak Kementrian Ekonomi juga akan melakukan komunikasi dengan semua pihak perusahaan, dan program penerapan biaya pemborosan air ini tidak akan berubah.
John Chen-Chung Deng mengatakan, “Biaya air yang rasional tentu akan didukung oleh pihak pengusaha. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah penerapan biaya pemborosan air. Kami juga akan mendengarkan suara dari para pengusaha. Kami memiliki jalan pemikiran sendiri, dan marilah bersama mencari sebuah kestabilan yang dapat diterima oleh semua pihak berkaitan dengan program biaya pemborosan air.”
John Chen-Cheng Deng menambahkan bahwa banyak pihak pengusaha yang memahami bahwa air bukanlah sebuah sumber daya alam yang murah, bukan pula tidak memiliki batasan dalam jumlahnya. Pencarian sumber daya air yang baru dan program pengiritan penggunaan air sangatlah penting. untuk dapat mencapai tahap pengiritan penggunaan air, maka John Chen-Cheng deng berharap di kedepannya para pengusaha dapat memadukan teknologi modern untuk mencapai tahap daur ulang yang lebih baik lagi, khususnya dalam hal pendaur-ulangan air bekas pakai.