(RTI/ANTARA) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Indonesia memiliki ciri khas Islam Nusantara misalnya seni membaca Alquran dengan qiraah Sunda, Jawa, Madura dan gaya langgam khas dalam negeri lainnya.
"Oleh karena itu, bila didapatkan qori (pelantun Alquran) yang bisa membaca dengan langgam Melayu, Bugis, Medan dan dengan langgam apapun yang itu merupakan ciri Nusantara kita, saya pikir itu akan sangat memperkaya khazanah qiraah kita dan suatu saat menarik juga kita festivalkan dalam acara-acara tertentu," kata Lukman saat menghadiri acara Milad ke-18 Bayt Alquran dan Museum Istiqlal di area Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu.
Sejauh ini, Kementerian Agama memiliki beberapa qori yang menguasai ilmu membaca Alquran (tajwid) dan bisa melantunkan ayat-ayat Alquran dengan langgam Jawa, Sunda, Madura dan Aceh.
Langgam Alquran ala Indonesia itu, kata Menag, merupakan bentuk pengembangan budaya untuk mencintai Alquran lewat seni. Upaya itu juga sejalan dengan pengkajian dan penerapan pesan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Menag mengatakan kemampuan Indonesia dalam menggali khazanah Islam Nusantara akan membuat Indonesia menjadi model dalam mempromosikan Islam berkarakter yang menghargai keberagaman agama, budaya, bahasa dan etnik.