(Taiwan-ROC) Guna menjaga kebersihan lingkungan dari puntung rokok, kota Taipei mulai tanggal 1 Mei memberlakukan denda progresif bagi mereka yang sembarangan membuang puntung rokok, sanksi denda pertama diberlakukan sebesar NTD1200, tetapi bagi mereka yang dalam kurun waktu 1 tahun melakukan 2-3 kali sembarangan membuang puntung rokok maka selain harus mengikuti penyuluhan, denda yang dikenakan juga akan ditambah menjadi NTD5000,-.
Biro Pelestarian Lingkungan Kota Taipei menyampaikan, berdasarkan survei yang dilakukan dari 955 warga yang dikenakan denda karena sembarangan membuang puntung rokok di tempat-tempat umum, ada 270 dari mereka yang telah mengubah kebiasaan dengan membuangnya pada tempat pembuangan puntung rokok yang telah disediakan; tempat yang paling sering menjadi sasaran membuang puntung rokok adalah selokan air, jalanan, bawah pohon dan lainnya. Biro pelestarian lingkungan menyampaikan, akan memperketat penerapan larangan tersebut, jika perlu akan mengumpulkan bukti untuk dikenakan sanksi.
Puntung rokok merupakan salah satu perusak lingkungan, sedangkan banyak orang yang sembarangan membuang puntung rokok, guna meningkatkan peringatan ini, biro pelestarian lingkungan menyampaikan, untuk itu secara khusus merevisi peraturan denda yang ada, mulai 1 Mei 2015 diberlakukan sanksi denda kumulatif bagi mereka yang sembarangan membuang puntung rokok, denda pertama sebesar NTD1200, apabila dalam kurun waktu 1 tahun kembali melakukan tindakan yang sama yaitu sembarangan membuang puntung rokok, maka denda ke dua akan dinaikkan menjadi NTD3600, ke tiga kali sebesar NTD5000, selain itu juga harus mengikuti penyuluhan pelestarian lingkungan.
Biro pelestarian lingkungan mengingatkan, bagi warga perokok seharusnya menyiapkan tempat pembuangan puntung rokok sendiri, jangan sembarangan buang agar tidak dikenakan denda; bersamaan dengan itu, untuk memudahkan warga membuang puntung rokok, dinas kebersihan kota Taipei juga telah menyediakan 2041 tempat pembuangan puntung rokok dan akan ditambah 266 lagi pada akhir bulan Mei ini.