History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Nobuo Kishi Berharap Taiwan Cabut Larangan Pangan Pan Hijau : Perlu Bukti Data

  • 01 May, 2015
  • Editor
Nobuo Kishi Berharap Taiwan Cabut Larangan Pangan  Pan Hijau : Perlu Bukti Data
Nobuo Kishi Mengunjungi DPP

   (Taiwan – ROC) Nobuo Kishi, adik kandung dari Perdana Menteri Jepang, Shinco Abe datang ke Taiwan dan bertemu dengan sejumlah politisi Taiwan, untuk membicarakan sertifikat asal produk makanan Jepang yang diekspor ke Taiwan, sertifikat yang membuktikan produk lolos pengecekan radiasi, serta membicarakan produk pangan dari wilayah bencana nuklir Fukushima dan 5 kabupaten Jepang  yang masih belum dimasukan dalam peraturan baru.

   Nobuo Kishi yang memimpin beberapa senator Jepang, hari ini (1/5) berkunjung ke fraksi partai oposisi, Partai Progresif Demokratik (DPP). Sekjen DPP, Tsai Chi-chang ketika menerima wawancara setelah pertemuan dengan rombongan Jepang ini menyampaikan, dalam pertemuan Nobuo Kishi mengungkit, pada pengetestan radiasi, produk pangan Jepang yang masuk ke Taiwan termasuk normal, tidak melampaui standar, tetapi Taiwan masih bersikeras melarangnya, membuat pihak Jepang tidak paham. Untuk itu Nobuo Kishi berharap setelah diberlakukan peraturan pengendalian yang baru tanggal 15 mendatang, maka larangan ini dapat dicabut.

   Namun Tsai Chi-chang juga menyampaikan, berharap pihak Jepang dapat memberikan data ilmiah, memperkuat kerja sama pengontrolan kedua belah pihak, agar masyarakat Taiwan percaya, jika tidak sulit untuk melaksanakannya.

   Tsai Chi-chang mengatakan : kami rasa seharusnya membuat warga Taiwan tenang ini adalah premis, ketenangan ada di kedua belah pihak, yang pertama, menyediakan bukti data ilmiah, yang kedua adalah kedua negara harus menegosiasikan bagaimana memperkuat manajemen pengendalian lingkungan, pengendalian sumber dan dengan agresif memperluas kerjasama.

   Nobuo Kishi saat ini menjabat ketua Asosiasi Pertukaran Ekonomi Pemuda Taiwan – Jepang, yang kali memanfaatkan liburan pekan emas Jepang membawa rombongan yang terdiri dari 12 orang untuk datang berkunjung ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore