History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Mao: Akan Terus Membantu Bencana Gempa Nepal Semaksimal Mungkin

  • 30 April, 2015
  • Editor
PM Mao: Akan Terus Membantu Bencana Gempa Nepal Semaksimal Mungkin
PM Mao: Akan Terus Membantu Bencana Gempa Nepal Semaksimal Mungkin

(Taiwan, ROC) – Beberapa hari yang lalu telah terjadi gempa bumi dahsyat di Nepal yang mengakibatkan korban harta dan nyawa. Pemerintah Taiwan di saat pertama telah menyampaikan keinginan untuk memberikan bantuan regu pencarian korban, namun ditolak oleh pihak Nepal.

Menteri Luar Negeri Lin Yung-le pada hari Kamis tanggal 30 April dalam laporan yang disampaikan di rapat Yuan Eksekutif menyampaikan kondisi setempat yang kacau balau, sehingga di saat pertama hanya mampu membuka akses pertolongan dari negara-negara tetangga yang dekat. Usai melakukan komunikasi selanjutnya, pihak Nepal akhirnya menerima saran dari pihak Taiwan. Pihak Kemenlu sendiri juga menghubungi Pemadam Kebakaran Kementrian Dalam Negeri atau NFA untuk selanjutnya mendiskusikan program pengiriman regu penolong ke lokasi gempa. Sementara untuk daftar nama dan data perlengkapan juga telah dikirimkan terlebih dahulu kepada pihak pemerintah Nepal.

Juru Bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun mengatakan, “Setelah berlalu selama beberapa hari, kini mereka menyatakan bersedia mempertimbangkan penawaran bantuan regu penolong dari Republik Tiongkok. Berkenaan dengan persiapan yang dimiliki oleh pihak kita, Kemenlu telah meminta pihak NFA untuk mempersiapkan regu penolong terkait. Daftar nama ke 23 anggota regu dan perlengkapannya juga telah kami ajukan kepada pihak Nepal melalui kantor perwakilan di India.”

PM Mao dalam rapat juga mengatakan bahwa usai gempa terjadi, pihak Kemenlu juga telah memberikan bantuan sumbangan dana senilai US$ 300 ribu kepada Nepal.

Sun Lih-chyun mengatakan, “Sementara dari organisasi masyarakat, bantuan berupa tenaga medis dan bahan kebutuhan pokok juga telah tiba di lokasi gempa. Hal ini juga telah menyiratkan kepedulian kita terhadap dunia internasional. Pemerintah juga akan terus berusaha memberikan bantuan internasional usai gempa yang mungkin dibutuhkan oleh Nepal.”

Regu Medis Internasional Taiwan yang dibentuk oleh Kementrian Kesejahteraan Kesehatan telah tiba di Nepal pada hari Rabu tanggal 29 April malam hari. Sementara regu penolong dari Yayasan Foguang sendiri tiba di lokasi gempa pada hari Selasa tanggal 28 April, regu penolong dari Yayasan Tzuchi juga tiba pada hari yang sama. Regu penolong dari Yayasan Taiwanroot dijadwalkan akan tiba di Nepal pada hari Sabtu tanggal 2 Mei mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah masyarakat Taiwan yang ada di Nepal sebanyak 288 orang dan masih ada 6 orang yang belum dapat dihubungi. Pihak Kemenlu dan kantor perwakilan di India akan terus berupaya menghubungi turis Taiwan yang hingga kini masih kehilangan kontak.

Komentar

Terbarumore