(Taiwan, ROC) Pusat penelitian ekonomi Chung-hwa(CIER) pada hari ini(15) mengumumkan prakiraan tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan 3,05%, dibandingkan dengan prakiraan sebelumnya direvisi naik sedikit, namun masih dibandingkan data dari Direktorat Jenderal Budget, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) mencatat 2,82% maka lebih tinggi. Ketua CIER, Wu Chung-shu(吳中書) mengatakan, prakiraan GDP relatif meningkat, ini disebabkan untuk pemulihan ekonomi secara global yang semakin stabil secara perlahan.
Wu Chung-shu(吳中書) mengatakan: “sementara ini untuk kekuatan pemulihan ekonomi internasional dibandingkan dengan prakiraan kami dapat dikatakan lebih stabil, maka kami dapat mengharapkan kinerja ekspor, pada tahun ini dengan tingkat pertumbuhan meningkat 0,02 poin, menjadi 3,05%.”
Wu Chung-shu mengatakan, sementara ini resiko internasional tidak sedikit, seperti krisis politik Rusia dan Ukraina yang menyebabkan fluktuasi harga minyak dalam jangka waktu pendek, perubahan struktur perekonomian Daratan Tiongkok keseluruhan, pelonggaran kuantitatif (QE) Amerika Serikat dan Jepang menaikkan pajak konsumsi, semua hal tersebut sedikit banyak memberi pengaruh kepada Taiwan.
Direktur bagian pengembangan ekonomi CIER, Liu Meng-chun(劉孟俊) mengatakan, pada tahun ini untuk perekonomian internasional memulih secara perlahan, tahun depan dalam negeri dan perekonomian internasional akan membaik, jika secara keseluruhan pemulihan ini tidak berubah, diprakirakan pada tahun 2015 dengan GDP dalam negeri akan mencapai 3,16%.
Dewasa ini untuk harga barang semakin meningkat, masyarakat juga mengeluhkan biaya pengeluaran yang semakin membengkak, Wu Chung-shu beranggapan, banyak negara dapat menerima inflasi yang disesuaikan, kita juga semestinya dapat menerima inflasi agar kondisi lebih stabil. Ia beranggapan, GDP Taiwan jika mencapai 3%, maka sementara tingkat pertumbuhan inflasi dapat dikatakan masih dalam kondisi wajar.