(Taiwan, ROC) Pembahasan perjanjian perdagangan barang antar selat tengah berlangsung, selain melakukan diskusi dengan pengusaha, wakil direktur jenderal biro pengembangan industri, kementerian perekonomian, Lu Cheng-hua(呂正華) hari ini(15) mengatakan, sementara ini sedang merencanakan dan melakukan komunikasi dengan masyarakat dan pelajar, walaupun ada kendalanya namun tetap harus dilaksanakan.
Biro pengembangan industri, kementerian perekonomian pada hari ini di pusat industri wilayah kota Taipei Baru, melaksanakan diskusi mengenai perjanjian perdagangan barang dan perdagangan jasa antar selat. Kemenko pada tanggal 25 Februari hingga 31 maret tahun ini menjalankan 14 kali diskusi untuk pembahasan perjanjian perdagangan barang lintas selat, dengan topik utama adalah industri, juga apakah di masa mendatang dalam pembahasan juga akan melibatkan masyarakat dan pelajar, Lu Cheng-hua merespon, akan melihat rancangan dari kemenko secara keseluruhan dan saat ini masih dalam peninjauan.
Lu Cheng-hua mengakui, bukan masyarakat juga tidak mendukung perjanjian perdagangan jasa maupun perdagangan barang lintas selat, hanya saja dalam prosedur pelaksanaan bermasalah, mengharapkan agar proses pelaksanaan yang dapat dirubah sehingga perlu adanya komunikasi yang lebih jelas.
Media mempertanyakan, hal utama dari perdagangan barang adalah terkait dengan informasi industri, jika berkomunikasi dengan masyarakat maupun pelajar apakah akan mengalami kesulitan, Lu Cheng-hua merespon, dengan kondisi Taiwan saat ini perlu untuk mengambil tindakan ini, walaupun sulit tetap harus dijalankan, jika tidak mengkomunikasikan kepada umum, maka masyarakat dapat berprasangka pemerintah hanya melindungi pengusaha saja.
Lu Cheng-hua mengatakan, di masa lalu juga pernah mengikuti aksi pergerakan mahasiswa, di masa mendatang para pelajar akan terjun dan bekerja, para pelajar ikut berpartisipasi dalam urusan internasional ini merupakan hal yang baik, jika semakin tidak dikomunikasikan maka semakin tidak memberikan dukungan