(Taiwan, ROC)- Hari ini(28) presiden Ma Ying-joeu di kantor kepresidenan bertemu delegasi wartawan bagian perancangan Asia-Pasifik News Awards dari East-West Center di Hawaii, Beliau mengemukakan, selama masa jabatannya hingga saat ini tetap berpegang teguh konstitusi Republik Tiongkok, tetap mempertahankan kondisi selat Taiwan yaitu unifikasi, tidak berdaulat dan tidak menggunakan kekuatan status quo, dengan konsensus 92,satu Tiongkok dua sistem, untuk tetap mempromosikan perdamaian antar selat.
Presiden Ma mengemukakan, melalui perkembangan dalam beberapa tahun ini, telah menunjukkan hubungan antar selat semakin erat dan stabil, setelah itu diharapkan akan berlanjut dengan topik pembahasan pembentukan kantor perwakilan antar selat.
Presiden Ma mengatakan: “hubungan kami dengan Daratan Tiongkok dalam masa jangka panjang semakin baik, target saat ini adalah mengharapkan agar wisatawan Daratan Tiongkok yang bertamasya ke Taiwan dapat singgah di Taichung, kerjasama perjanjian perdagangan barang antar selat, saling membentuk kantor perwakilan, serta berpartisipasi dalam integrasi ekonomi regional, semua hal ini dapat didiskusikan dengan pihak Daratan Tiongkok, juga memiliki kemajuan nyata yang memberikan lintas selat kemakmuran dan perdamaian, ini sangat bermanfaat besar.”
Presiden Ma mengemukakan, berkenaan dengan kebijakan Daratan Tiongkok, mencakup pembahasan urusan lintas selat dan nama jabatan, semua akan dipraktekkan dengan saling mengabaikan kedaulatan dan kekuasaan masing-masing.
Presiden Ma mengatakan, dikarenakan hubungan antar selat semakin membaik, sehingga Amerika Serikat juga pada saat bersamaan masih dapat membina hubungan baik dengan masing-masing selat, wakil menteri luar negeri divisi asia pasifik, Daniel Russel pernah menyebutkan, hubungan Taiwan Amerika dalam beberapa tahun ini terbina semakin akrab, begitu juga perkembangan hubungan antar selat.
Mengenai hubungan Taiwan-Amerika, Presiden Ma mengemukakan, Republik Tiongkok dan Amerika menjalin hubungan persahabatan jangka panjang, untuk hubungan ini akan terus dipererat, selain pada tahun lalu dengan volum perdagangan bilateral mencapai 66,2 milyar dolar Amerika, di bidang keamanan militer dalam kerjasama ini akan terus semakin ditingkatkan.
Di samping itu, Presiden Ma juga menginformasikan kepada delegasi wartawan Amerika mengenai demokrasi Taiwan, hak asasi dan perkembangan kebebasan media di Taiwan, Beliau menjelaskan secara mendetail upaya yang dilakukan Republik Tiongkok untuk mencapai perdamaian dan stabilitas regional.