(Taiwan, ROC) Hari ini(15) presiden Ma Ying-joeu di istana kepresidenan bertemu dengan menteri luar negeri, Natalia Pedro da Costa Umbelina Neto dari negara Sao Tome dan Principe yang memiliki hubungan diplomatic dengan Taiwan. Presiden Ma mengatakan, pada tahun ini bulan Januari pada saat melakukan kunjungan ke Sao Tome, kedua belah pihak mendiskusikan untuk membangun klinik kesehatan spesialis dan klinik pelayanan hemodialysis, juga akan memperluas asrama sekolah menengah, kedua program ini masih dalam tahap perencanaan, dan Republik Tiongkok bersedia untuk bekerjasama.
Presiden Ma mengatakan: “Dalam dua hari ini saya berkesempatan bertemu dengan Bapak Lie, kepala rumah sakit Wanfang, Ia baru saja kembali ke Taiwan, juga telah membahas rancangan kegiatan terkait yang sedang mereka laksanakan, berharap dapat menjadi bagian penting bagi mereka untuk mencapai kesepakatan dalam rencana perawatan kesehatan masyarakat; dalam pembahasan kesepakatan, kedatangan Anda pada kali ini, menunjukkan sikap mementingkan program ini dan kami juga bersedia untuk bekerjasama sepenuhnya.”
Di samping itu, mengenai Sao Tome banyak mengangkat nama baik Republik Tiongkok, menunjukkan semangat bersahabat, presiden Ma turut mengapresiasi pihak Sao Tome.
Delegasi Umbelina Neto beranggotakan sekretaris kabinet dalam negeri, penasihat ekonomi dan keuangan negara, penasihat hukum presiden dan konsultan departemen agama dan kesejahteraan sosial, kepala rumah sakit pusat serta beberapa pejabat Sao Tome lainnya.