(Taiwan-ROC) – Berbagai organisasi masyarakat Taiwan secara bergantian mengutus tim regu penyelamat untuk memberikan bantuan kepada Nepal yang mengalami gempa bumi berkekuatan 7,8 skala ritcher. Yayasan Bunda Hati Tzuchi mengutus tim regu penyelamatnya yang terdiri dari 15 orang untuk berangkat ke lokasi gempa pada hari Senin tanggal 27 April pagi. Sementara itu Buddha's Light International Association atau BLIA, milik Foguang yang terdiri dari 30 orang, akan bertolak ke Nepal pada hari Selasa tanggal 28 April. Selain kedua organisasi keagamaan Taiwan, organisasi Worldvision Taiwan dan Palang Merah Republik Tiongkok juga telah membuka nomor rekening khusus bagi masyarakat yang ingin memberikan sumbangan dana. Semua aksi ini diharapkan dapat memberikan bantuan kepada yang membutuhkannya dalam waktu yang singkat, serta menyampaikan kepedulian masyarakat Taiwan untuk para korban.
Hingga berita ini diturunkan, telah terdapat lebih dari 3 ribu korban jiwa dan lebih dari 6 ribu korban luka berat dan ringan. Bencana alam ini telah mengakibatkan kerusakan yang sangat parah di Nepal. Bantuan kemanusiaan dari berbagai negara juga telah tiba ke Nepal secara bergantian.
Salah satu petinggi dalam Yayasan Tzuchi, Jian Dong-yuan pada hari Senin tanggal 27 April menyampaikan bahwa tim regu penolong yang dibentuknya terdiri dari berbagai pakar dalam bidang kedokteran, ahli bedah dan gawat darurat, dengan dipimpin oleh Kepala Rumah Sakit Tzuchi, Jian Shou-shin. Tim tersebut telah diberangkatkan pada tanggal 27 April dan tiba di Nepal pada waktu malam hari yang sama.
Kepala Bidang Pengembangan Palang Merah Republik Tiongkok, Hsu Hsiao-chih mengatakan bahwa saat ini selain masih terus melakukan pencarian korban gempa, masih dilaporkan terjadi gempa susulan beruntun, sehingga masyarakat masih belum berani untuk kembali ke dalam rumah masing-masing. Oleh karena itu, masyarakat setempat membutuhkan bantuan berupa tempat pengungsian sementara, tenda, makanan dan air minum. Dalam tim regu penolong yang diberangkatkan, pihak Palang Merah juga akan menyertakan tenda dan selimut bagi para warga korban gempa.
Juru Bicara Yuan Eksekutif, Gao An mengatakan bahwa perwakilan pemerintah Republik Tiongkok di India juga telah menghubungi instansi terkait di Nepal untuk menyatakan keinginan Taiwan dalam pemberian bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat.