(Taiwan-ROC) - Artis muda Taiwan, Cindy Yang, karena Cyberbullying (kekerasan melalui dunia internet) sehingga bunuh diri menjadi perbincangan banyak orang. Kepala Sekolah Fan Xiao-rong yang sempat menjadi guru pembimbing selama 10 tahun menegaskan, juga banyak pelajar yang sering kali tanpa terasa menjadi korban kekerasan internet, alasan utamanya adalah kurangnya pengetahuan akan hukum terkait, untuk itu ia menyarankan agar pihak sekolah memberikan penyuluhan hukum terkait, membimbing pelajar bagaimana menghadapi kekerasan internet yang membuat perasaan tidak enak, dan siapa yang harus dicari untuk meminta bantuan.
Kasus kekerasan melalui internet kerapkali muncul, kepala sekolah dan guru pembimbing SMP ChangHo, Fan Xiao-rong menyampaikan, kasus kekerasan melalui internet di lingkungan sekolah cukup banyak, bahkan ada beberapa kasus yang membuat sekelompok orang ini jadi berkelompok, saling menghujat dan memojokkan lawan melalui internet.
Fan Xiao-rong mengatakan, dari tulisan-tulisan yang di upload para pelajar di dunia internet ini sudah dapat terlihat tingkatan usia orang tersebut, sering kali mencurahkan seluruh isi hati dalam dunia maya, yang sebenarnya berpikiran sederhana saja, mencurahkan isi hati bukanlah suatu masalah, tetapi tidak disangka pembahasan terkait tulisan yang di upload kerapkali dapat melukai hati orang, dan cenderung bertentangan dengan hukum, untuk itu perlu membimbing dan memberikan penyuluhan bagi para pelajar dengan hukum terkait. Fan Xiao-rung mengemukakan, “Dari berbagi pengalaman, dari kasus ini mereka dapat mencari apakah ia termasuk dalam situasi seperti ini dan penyelesaiannya, apakah saya juga memperlakukan orang lain seperti itu, dari contoh ini mungkin akhirnya mereka dikenakan hukuman, mungkin orang tua atau walinya dikenakan sanksi.
Fan menegaskan, anak-anak muda lebih memberatkan hati pada teman, interaksi dengan teman-temannya, dan begitu kelompok teman dunia maya ini mulai ada yang memberikan komentar keji, membuat perasaan sedih dan tidak enak, si pelajar yang mengalami intimidasi verbal harus dapat mencari teman, guru atau orang tua untuk mengekspresikan perasaan, jangan sekali-kali dipendam dalam hati dan mencari jalan singkat.
Fan Xiao-rong yang memiliki pengalaman sebagai guru pembimbing membeberkan, kebanyakan pelajar yang sedang mengalami sakit hati dapat mengungkapkannya, dan dapat diamati dari perilakunya, ia mengingatkan guru dan orang tua untuk lebih sensitif mengamati perilaku pelajar, apabila menemukan situasi anak yang sedang sedih, segera dekati dan berbincang serta membimbing mereka, dengan demikian dapat mengurangi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.