(Taiwan, ROC) – Perusahaan minuman ternama, Stornaway, dalam satu bulan terakhir ini didapati dua kali melanggar peraturan kesehatan makanan secara berturut-turut. Pihak Instansi Kesehatan terkait menemukan adanya campuran daun teh ilegal di dalam produk yang dijual. Adapun jenis daun teh ilegal tersebut antara lain berasal dari Iran, Srilanka dan Vietnam.
Kepala Divisi Pengawasan Makanan dan Obat-Obatan atau FDA, Jing Yu-mei pada hari Kamis tanggal 23 April menyampaikan bahwa pada tanggal 21 April yang lalu, saat perusahaan Stornaway mengajukan penelitian terhadap kandungan daun teh yang dipergunakannya ke dalam laboratorium, ditemukan kandungan bahan ilegal hasil impor. Untuk itu, FDA melakukan pelacakan lebih lanjut terhadap 47 jenis produk teh jenis impor yang ada di Taiwan. Selain itu pihak FDA meningkatkan penyelidikan terhadap produk terkait hingga 100%. Jika dalam tiga kali penyelidikan lolos pemeriksaan, maka prosentase pemeriksaan akan diturunkan, demikian sebaliknya.