Kementrian Tenaga Kerja (MOL) sedang bekerja sama dengan Kementrian Ekonomi untuk meneliti cara memberi bantuan atau membujuk kalangan pengusaha menaikkan upah pegawai atau tenaga kerjanya.
Sebelum menghadiri sidang Komisi Urusan Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Yuan Legislatif pada hari Senin, Menteri Tenaga Kerja Pan Shih-wei memberitahukan wartawan, sesuai instruksi yang disampaikan Perdana Menteri Jiang Yi-huah beberapa saat lalu, MOL sudah mulai meneliti revisi undang-undang bersangkutan untuk mengusahakan dua target baru, yaitu menambah upah tenaga kerja dan mengurangi jam kerja.
Pan mengatakan, “Misalnya dalam berbagai tender proyek yang MOL umumkan, salah satu syarat tambahan bagi pengusaha yang berminat mendapatkan tender tersebut adalah meminta mereka mengajukan laporan peningkatan upah tenaga kerja. Kalau laporan ini bisa diajukan, angka penilaian akan lebih tinggi. Salah satu indeks lain yang akan dinilai adalah kalau jam kerja telah dikurangi bagi tenaga kerja.”
Menurut Pan, adalah hal yang sulit bagi MOL untuk memaksa pengusaha menambah upah tenaga kerja, tapi setidaknya hal ini bisa dipromosikan melalui berbagai proyek dan program insentif yang ditawarkan.