(Taiwan-ROC) Taiwan agresif untuk dapat bergabung Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang dipelopori oleh Daratan Tiongkok, Menteri Keuangan, Chang Sheng-ford tanggal 17 April dalam wawancaraa di acara Radio Taiwan Internasional seksi bahasa Mandarin “Antar Selat ING” menyampaikan, saat ini pembangunan infrastruktur utama dan penting umum Taiwan sudah hampir terselesaikan, hanya saja dalam rangka menciptakan peluang bisnis yang lebih banyak dari kelebihan modal, teknologi, peralatan dan tenaga berbakat yang ada, untuk ini AIIB merupakan kesempatan yang baik. Chang Sheng-ford juga menekankan, di saat kebutuhan akan ketrampilan teknologi dan tenaga berbakat semakin meluas, ini berarti dapat menambah peluang bisnis bagi Taiwan dan meningkatkan kesempatan kerja.
Terkait laporan khusus perihal partisipasi AIIB, Komisi Konstruksi Umum, Yuan Eksekutif membeberkan, teknisi di perusahaan konsultan engineering Taiwan, perusahaan rekayasa dan perusahaan industry kontruksi lainnya mencapai ratusan ribu orang, karena pasar konstruksi Taiwan semakin tahun semakin mendekati kejenuhan, anggaran pembangunan infrastruktur pemerintah pusat yang pada tahun 2011 merupakan tahun puncak dengan nilai sebesar NTD500 milyar kemudian secara bertahap berkurang, tahun ini hanya NTD333 milyar, sehingga persaingan dalam negeri semakin ketat, tidak menguntungkan bagi kesinambungan pembangunan industry, untuk itu Industri Teknik Taiwan harus memperluas pasar luar negerinya, dengan demikian baru dapat meneruskan perkembangan industrinya.
Menteri Keuangan, Chang Sheng-ford tanggal 17 April ketika menerima wawancara RTI dalam acara “Antar Selat ING” juga mengemukakan, modal Taiwan mencukupi, teknologi juga berkembang, tetapi untuk pembangunan infrastruktur umum utama Taiwan seperti HSR (Hight Speed Rail), Jalan Toll dan lainnya sudah hampir terselesaikan, kelebihan modal, teknologi, peralatan dan tenaga berbakat harus tersalurkan, dengan demikian baru dapat menciptakan peluang bisnis yang lebih banyak lagi, bergabung dengan AIIB merupakan sebuah kesempatan.
Chang Sheng-ford menegaskan, apabila ada peluang bisnis, maka dapat mengerakkan kesempatan kerja, meningkatkan tingkat kesempatan kerja Taiwan. Chang Sheng-ford mengatakan : "Apabila industry rekayasa kita pergi keluar, tentu saja peralatan uni-komunikasi, serta semua yang berkaitan dengan proyek rel kecepatan tinggi saat ini termasuk listrik, fasilitas transportasi dan peralatan lainnya, seperti komputer, perangkat lunak, semua berkesempatan umtuk masuk juga, dengan demikian industri Taiwan juga dapat berkembang, memberikan keuntungan yang cukup besar bagi peningkatan kesempatan kerja."
Chang Sheng-ford juga menekankan, posisi perdagangan dan ekonomi Taiwan jelas, valuta asing, dana keuangan sangat mencukupi, tenaga teknisi dan industry elektronik juga sangat besar, apabila dapat bergabung dengan AIIB, tentu akan memberikan kontribusai bagi dasar pembangunan infrastruktur Asia.
Selain itu, terkait dengan tahapan pengajuan Taiwan bergabung dalam AIIB, Chang Sheng-ford menegaskan, negara-negara sahabat Taiwan dengan agresif mengupayakannya, membantu Taiwan bergabung dalam AIIB, dan melalui berbagai cara agar Taiwan dapat mengetahui proses penetapan konstitusi yang berjalan saat ini. Chang Sheng-ford juga menyampaikan, apabila yang ditekankan dalam konten kontitusi adalah mekanisme ekonomi dari setiap negara, maka kesempatan Taiwan bergabung AIIB sangat besar.