(Taiwan-ROC) Wakil Menteri Keuangan Daratan Tiongkok, Zhu Guang-yao, tanggal 17 Aprl menyampaikan, “kesempatan sangat besar” bagi Taiwan untuk menjadi salah satu anggota Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), terkait nama apa yang digunakan sebagai salah satu anggota AIIB, kedua belah pihak antar selat Taiwan akan secara intensif membicarakannya.
Zhu Guang-yao merupakan salah satu orang yang diutus untuk mewakili Daratan Tiongkok hadir dalam pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF), pada sore hari (17/4) Zhu Guang-yoa juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan ceramah dalam bahasa Inggris pembangunan di kawasan Asia dan Bank Investasi Infrastruktur Asia, di depan wadah pemikir Dewan Atlantik, Washington DC.
Ketika wartana CNA menanyakan pandangan Zhu Guang-yao terhadap nama “Chinese Taipei” untuk Taiwan bergabung dalam AIIB, serta alasan mengapa Taiwan tidak dapat menjadi anggota pendiri dalam AIIB?
Zhu Guang-yao mengemukakan, meskipun Taiwan tidak menjadi anggota pendiri AIIB, tetapi sebagai bagian dalam perekonomian, Taiwan diyakini memiliki kesempatan sangat besar menjadi salah satu anggota AIIB. Ia juga berharap dengan adanya AIIB Taiwan berkesampatan memiliki pemahaman yang lebih baik, lebih banyak kesempatan untuk berkerja sama bagi pembangunan yang lebih damai.
Terkait dengan nama yang digunakan Taiwan bergabung dalam AIIB, Zhu Guang-yao mengemukakan, yang ia pahami, antar selat tengah melakukan komunikasi. Zhu menegaskan, yang dikatakan pemimpin Daratan Tiongkok, Xi Jin-pyng, AIIB merupakan platform terbuka dan inklusif, menyambut negara maupun kawasan perekonomian manapun untuk turut berpartisipasi, kedua belah pihak dapat saling bergandengan tangan menciptakan perkembangan hubungan antar selat Taiwan yang lebih damai.