Disebabkan cuaca yang lebih panas, kondisi kekurangan air dan rencana pemeriksaan pembangkit listrik sebelum tibanya waktu klimaks penggunaan listrik di musim panas, krisis kekurangan sumber listrik diperkirakan akan mulai dirasakan pada akhir Mei, demikian diungkapkan Menteri Ekonomi John Deng Chen-chung (鄧振中) ketika menghadiri persidangan Komisi Ekonomi Yuan Legislatif pada hari Kamis (16/4).
Deng mengemukakan hal tersebut untuk merespon kekhawatiran legislator terhadap laporan Biro Energi Kementrian Ekonomi sehari sebelumnya, yang mengatakan bahwa cadangan operasi listrik akan berkurang menjadi 3,3% pada akhir Mei, maka penjatahan sumber listrik mungkin mulai dilaksanakan pada saat itu.
Andaikata penjatahan suplai listrik terpaksa dilaksanakan, tutur Deng, kebijaksanaan tersebut pertama-tama akan dilaksanakan terhadap pemakai listrik besar, disusul dengan pemakai dari kalangan industri, terakhir baru direstriksi untuk masyarakat umum.
Untuk saat ini, lanjut Deng, Kementrian Ekonomi yakin bahwa masyarakat sudah merasakan kecenderungan cuaca panas, tapi tidak usah terlalu ditakut-takuti, melainkan dihimbau untuk bersama-sama menghemat penggunaan listrik.