(Taiwan, ROC) – Partai oposisi terbesar di Taiwan, hari ini (15) resmi mengusung Tsai Ying-wen (蔡英文) sebagai kandidat dari parti DPP utuk Pemilihan Umum (Pemilu) presiden 2016, publik menyorot gerak-gerik ketua partai KMT yang sekaligus menjabat sebagai Walikota New Taipei City, Erick Chu Li-luan (朱立倫), bahkan dalam sebuah survey, dukungan Chu dan Tsai tidak berbeda jauh. Dalam sebuah wawancara singkat, Chu kembali menyampaikan, ia akan bekerja dan sampai selesai tugas walikota.
Menyambut persiapan pemilu presiden tahun 2016, dua partai sudah mulai mempersiapkan segala hal, seperti DPP hari ini memastikan Tsai Ying-wen sebagai calon dari pan hijau sedangkan dari partai KMT juga telah membuka pendaftaran calon dari partai pan biru.
Dalam survey media terkini, dukungan kepada Tsai adalah 42% sedangkan bila dari partai KMT adalah Chu adalah 34%, jarak antara kedua kandidat ini tinggal 8%. Menanggapi hal ini, Chu Rabu ini menyampaikan : saya rasa yang pertama adalah kami tetap akan menjalankan tugas walikota dengan baik, saya juga berjanji akan bekerja hingga selesai, namun tetap berharap agar semakin banyak kolega yang potensial dan baik ikut serta, oleh karena itu hari ini mulai diumumkan, kami berharap dapat menggunakan kekuatan tim kami, bersama-sama tekun untuk mendapatkan dukungan yang lebih banyak dari rakyat. Sebetulnya, sebagai partai berkuasa, banyak hal yang masih harus diperbaiki, selain itu juga masih ada banyak kolega yang berpotensial, kita pasti akan semakin tekun, mendapat dukungan dari kaum muda mudi untuk bergabung dengan partai, sehingga kita berpeluang untuk bangkit lagi.
Selain itu, Markas Besar KMT hari ini juga telah mulai membuka ajuan nama kandidat, Sekretaris Jenderal partai KMT Lee Shih-chuan menyampaikan, terhitung dari 20 April hingga 16 Mei mulai dibuka pengambilan formulir dan pengumpulan suara, tanggal 17 dan 18 Mei mulai mendafar, paling cepat bulan Mei akhir akan sudah ada nama calon presiden usungan partai KMT.
-TW;mso-bidi-language:AR-SA'>Mengenai masa kepemimpinan yang tinggal 1 tahun, apakah akan bisa bertemu dengan Xi, Ma menyampaikan, tidak menutup kemungkinan dan juga tidak memaksa.