History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kalangan berkuasa dan oposisi bersepakat Taiwan akan berusaha menjadi anggota umum AIIB

  • 13 April, 2015
  • Editor
Kalangan berkuasa dan oposisi bersepakat Taiwan akan berusaha menjadi anggota umum AIIB
Ketua Yuan Legislatif Wang Jin-pyng & PM Mao Chih-kuo

Meskipun tidak mampu menjadi anggota pendiri, kalangan berkuasa dan oposisi Taiwan bersepakat bahwa Taiwan hendaknya berusaha menjadi anggota umum Bank Investasi Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank, AIIB) dibawah prinsip melindungi martabat negara, memperoleh perlakuan sederajat dan menggunakan nama “Chinese Taipei.”

Demikian diungkapkan oleh Ketua Yuan Legislatif Wang Jin-pyng (王金平) di gedung Yuan Legislatif pada hari Senin (13/4) setelah mendengarkan laporan dari Perdana Menteri Mao Chi-kuo (毛治國) dan beberapa pejabat tinggi bersangkutan, termasuk Gubernur Bank Sentral Peng Huai-nan (彭淮南), Menteri Keuangan Chang Sheng-ford (張盛和) dan Menteri Luar Negeri David Lin Yung-lo (林永樂).

Usai pertemuan tersebut, Wang Jin-pyng memberitahukan wartawan, Taiwan dipastikan tidak akan mampu menjadi anggota pendiri AIIB, tapi mempertimbangkan bahwa perbedaan antara anggota pendiri dan anggota umum hanya terletak pada hak anggota pendiri untuk mendiskusikan rancangan program organisasi, maka kalangan berkuasa dan oposisi tetap bersepakat bahwa Taiwan hendaknya berusaha menjadi anggota AIIB.

Wang mengatakan, “Yang diprihatinkan oleh setiap kalangan adalah nama apa yang akan dipakai Taiwan untuk menjadi anggota umum AIIB. Inilah yang paling penting. Perihal isu ini, prinsip yang dipegang Taiwan adalah memakai nama ‘Chinese Taipei.’ Kalau peringkat nama yang dipakai lebih rendah dari ini, Taiwan tidak akan menerima. Inilah kesepakatan yang dihasilkan hari ini.”

Dalam berita bersangkutan, juru bicara Kantor Kepresidenan Chen Yi-hsin (陳以信) hari Senin juga menegaskan kembali pendirian yang ditaati Kantor Kepresidenan, yaitu memastikan bahwa menjadi anggota AIIB akan menghasilkan keuntungan bagi Taiwan, tapi kalau partisipasi Taiwan tidak bisa dilaksanakan dibawah prinsip “bermartabat” dan “sederajat,” Taiwan tidak akan setuju untuk menjadi anggota.

Komentar

Terbarumore