(Taiwan-ROC) Kecelakaan jatuhnya balok konstruksi MRT Taichung ke jalan dengan bobot beberapa ton pada 10 April petang telah menewaskan 4 orang dan 4 orang lainnya luka-luka.Untuk kasus ini, juru bicara Yuan Eksekutif, Sun Li-jun menyampaikan, Perdana Menteri Mao Chi-guo setelah interpelasi terkait keseluruhan kecelakaan ini langsung menyatakan bela sungkawa pada keluarga korban dan segera menginstruksikan pemerintah kota Taichung untuk memberikan pertolongan serta menyediakan bantuan yang diperlukan keluarga korban.
Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying-jeou pagi hari ini (11/4) menyampaikan, begitu mendengar kabar ini segera mengistruksikan Perdana Menteri Mao Chi-guo untuk memberi pertolongan yang dibutuhkan, pemerintah pusat dalam cakupan yang memungkinkan akan memberikan bantuan
Sementara itu, mendapat kabar kecelakaan MRT Taichung yang terjadi pada tanggal 10 April sekitar 5 sore, walikota Kota Taichung, Lin Jia-lung yang sebenarnya tengah betugas ke luar negeri, pada dini hari (11/4) segera kembali ke Taiwan, dan ketika diwawancaraan media menyampaikan akan bertanggung jawab penuh serta memberikan penjelasan tentang kecelakaan ini pada seluruh warganya.
Lin Jia-lung juga menyampaikan, begitu mendapatkan informasi ini ia segera meminta pemkot Taichung untuk sepenuhnya memberikan pertolongan, bersamaan dengan itu juga menghubungi Biro MRT pemkot Taipei memberikan laporan serta infromasi terkait pekerjaan penanggulangan.
Sedangkan untuk menanggapi dugaan dunia luar, timbulnya kecelakaan ini karena MRT Taichung terburu-buru mengejar penyelesaian proyek, Biro Tehnik MRT Taipei hari ini (11/4) menyatakan, pelaksanan teknik kerja semua berdasarkan jadwal yang ada, tidak ada yang namanya kerja buru-buru. Walikota kota Taipei, Ko Wen-jer juga menekankan, pihak pemerintah kota Taichung yang menugaskan proyek ini pada pemerintah kota Taipei, untuk itu biro MRT Taipei harus bertanggung jawab.