(Taiwan-ROC) Presiden Republik Tiongkok (ROC) Ma Ying-jeou pada hari Kamis tanggal 9 April ketika menerima rombongan “Taiwanese Chambers of Commerce” menyampaikan, pada akhir bulan lalu, Taiwan telah menyampaikan keinginan berpartisipasi Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) . Mantan wakil presiden, Vincent Siew pada Forum Boao di akhir bulan Maret lalu sempat menyatakan keinginan ini langsung pada pemimpin Daratan Tiongkok, Xi Jin-pyn, dan dari pihak bersangkutan juga telah memberikan respon positif.
Presiden Ma Ying-jeou mengemukakan, bergabung dalam AIIB selain sesuai dengan target negara, juga sebagai bantuan untuk mendukung hubungan internasional; di sisi lain sehubungan dengan keinginan Taiwan berpartisipasi dalam integrasi ekonomi regional, ini dapat sebagai peran yang konstruktif dan merupakan kesempatan yang baik.
Namun, pemimpin negara menyampaikan, di saat Taiwan bergabung dalam organisasi internasional, selalu menemui masalah kedudukan dan sebutan nama, sebagai contoh sebutan “Chinese Taipei” dalam Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Organisasi Perdagangan Internasional (WTO), seharusnya semua pihak dapat menerima ini.
Presiden Ma Ying-jeou mengatakan, “Namun, Menteri Luar Negeri Daratan Tiongkok, mantan ketua kantor urusan Taiwan, Wang Yi menyampaikan, penyelenggaraannya berdasarkan kebiasaan internasional. Keturutsertaan kami dalam APEC atau WTO, semuanya menggunakan nama “Chinese Taipei”, ini seharusnya merupakan cara yang lebih dapat diterima oleh masing-masing pihak. Kami yakin pasti masih ada masalah lain, tetapi berdiri pada posisi negara, dan dari sudut kesempatan bagi pengusaha, kami tetap akan berpartisipasi.”
Mengenai situasi ekonomi Taiwan tahun ini, pemimpin negara mengemukakan, eksport bulan Maret kemarin mengalami penurunan, tetapi pemerintah telah mencari kebijakan yang tepat, berharap dapat segera memulihkan vitalitas, biar bagaimanpun iklim ekonomi Taiwan secara keseluruhan tidak begitu buruk.
Presiden juga menyampaikan, pemerintah berharap tahun ini dapat bergabung dalam Kemitraan Trans Pacific dan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Konfrehensif Regional (RCEP), dan juga dapat meraih lingkungan perdagangan yang adil; mengenai pembahasan perjanjian perdagangan bebas dengan negara lainnya, Presiden juga berharap tahun ini bisa mendapatkan kabar baik.