(RTI/ANTARA) - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada Presiden Joko Widodo untuk berpegang teguh kepada konstitusi sebagai jalan kenegaraan. Hadir pada pembukaan Kongres IV antara lain, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri kabinet yakni Menko Pembangunan Manusia dan Perempuan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Hukum dan HAM.
Hadir juga Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Umum PKPI Soetiyoso, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy. Hadir juga sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan.
Menurut Megawati, dalam kaitannya dengan tugas konstitusi pula, PDI Perjuangan mengingatkan kembali terhadap tugas pemimpin nasional untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Perlindungan itu, kata dia, termasuk mencegah berbagai kampanye gerakan terorisme yang tidak hanya bersifat radikal, tapi sudah mengobarkan perang terhadap kemanusiaan.
Menurut Megawati, ISIS sudah bertindak atas nama negara dan bahkan telah melakukan rekrutmen terhadap warga negara Indonesia.
Presiden Republik Indonesia kelima ini menegaskan, Pemerintah harus memastikan agar rekrutmen seperti itu tidak boleh terulang kembali. Menurut Megawati, Indonesia tidak akan pernah membiarkan paham dan organisasi tersebut berkembang di Indonesia.