(Taiwan, ROC) – Buku pelajaran sekolah di Jepang mencatat bahwa pulau Diaoyu merupakan merupakan wilayah kekuasaan Jepang, Republik Tiongkok kementerian luar negeri pada hari ini(7) mengatakan, akan melalui hubungan diplomasi ini menyampaikan pernyataan protes serius, serta menekankan bahwa Republik Tiongkoklah yang berdaulat atas pulau Diaoyu.
Media Jepang memberitakan, kementerian pendidikan Jepang mengumumkan buku pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah untuk tahun ajaran 2016. Pada mata pelajaran sosial, baru pertama kali didapati buku pelajaran tersebut mencatat bahwa pulau Diaoyu merupakan wilayah kekuasaan Jepang.
Juru bicara kemenlu Gao An mengatakan, mengenai kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh Jepang, Republik Tiongkok menyampaikan pernyataan protes secara serius, sikap tegas ini disampaikan secara diplomatik; dari sudut pandang hukum internasional sejarah geografis dan perspektif, pulau Diaoyu tetap merupakan wilayah kekuasaan Republik Tiongkok, apapun taktik merubah dan praktik penyebaran semua adalah tidak resmi dan tidak dapat berfungsi, pihak Jepang tidak dapat mengubah kenyataan.
Gao An menekankan, pemerintah menegaskan topik persengketaan pulau Diaoyu berpegang pada konsep wilayah kedaulatan Taiwan, mengesampingkan persengketaan, mengutamakan perdamaian dan saling berbagi sumber daya untuk saling membangun, konsep ini menjadi patokan selamanya, mengharapkan pihak terkait juga tetap saling menjaga ketahanan dan keamanan, pihak pemerintah sepenuhnya melindungi hak kepentingan nelayannya.