Dua festival musik musim semi di Kenting, Kabupaten Pingtung di Taiwan selatan, telah diramaikan oleh lebih dari 150.000 pengunjung sejak mulai digelar pada hari Jumat (3/4), demikian berdasarkan laporan polisi setempat pada hari Minggu (5/4).
Tahun ini, peserta acara kedua event melampaui puluhan band yang mencakup ratusan musisi, artis, DJ dan seniman. Rencananya, event tersebut akan berlangsung hingga Senin (6/4).
Pantauan media setempat menemukan, meskipun kendaraan ke arah utara sudah lebih banyak pada hari Minggu, berarti banyak orang sudah mulai pulang, reservasi hotel dan tempat penginapan lain di Kenting malah meningkat pada hari Minggu dibandingkan Jumat lalu.
Festival Musik Spring Scream serta Festival Musik dan Kesenian Spring Wave dianggap sebagai festival musik internasional paling besar di Taiwan, namun juga sering dicap sebagai kegiatan yang paling banyak tercemar oleh pemakai narkoba.
Hari Sabtu, polisi menangkap 16 orang atas dugaan penggunaan narkoba. Tidak lama setelah itu, Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) mengeluarkan suatu pernyataan, menyerukan peserta festival untuk tidak menggunakan narkoba pada masa berlangsungnya festival.
Untuk diketahui, suatu survei yang diselenggarakan pada 2014 menemukan bahwa sekitar 230.000 orang berusia antara 12-64 tahun pernah mencoba menggunakan narkoba ilegal; Dan dalam 10 tahun terakhir, jumlah kematian akibat penyalahgunaan narkoba juga terus meningkat, dari 199 orang pada 2004 menjadi 286 orang pada 2013, sedangkan jumlah kematian akibat penggunaan ketamine bertambah 1,4 kali lipat dalam lima tahun silam menjadi 62 orang pada 2013.