History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sembahyang Leluhur Ceng Beng Biro Pelestarian Lingkungan Menghimbau Melakukan Pembakaran Terpusat

  • 04 April, 2015
  • Editor
Sembahyang Leluhur Ceng Beng  Biro Pelestarian Lingkungan Menghimbau Melakukan Pembakaran Terpusat
Hari Ceng Beng Hari Membersihkan Makam Leluhur

   (Taiwan-ROC) Memasuki liburan panjang Ceng Beng, banyak warga yang kembali ke daerah asal untuk menyembahyangi leluhur, dan seperti biasanya akan diikuti dengan pembakaran kertas sembahyan dan dupa secara besar-besaran, pembakaran ini mengakibatkan polusi udara, berdampak pada kwalitas udara di sekitarnya, belum lagi ada resiko terjadi kebakaran. Biro Pelestarian Lingkungan menganjurkan warga untuk menggunakan cara yang ramah lingkungan dalam bersembahyang, mengunakan cara penghormati dengan merapatkan kedua tangan dan mengurangi pembakaran kertas sembahyang, agar dapat mengurangi polusi udara.

   Untuk Perayaan Cenb Beng tahun ini, berbagai pemerintah mengelar penyuluhan dan layanan sembahyang tanpa pembakaran kertas sembahyang dan dupa, seperti pemerintah daerah Kota New Taipei dengan slogan 3 pembakaran kertas (tidak melakukan pembakaran, mengurangi pembakaran, pembakaran terpusat), masyarakat dapat melalui situs yang dibentuk pemerintah dan sipil memberikan penghormatan dan sembahyang leluhur melalui internet, mengurangi pembelian kertas sembahyang atau mengantika kertas sembahyang dengan kertas yang ramah lingkungan atau pembakaran terpusat, dengan memasukan kertas sembahyang dan menuliskan nama leluhur lalu diberikan pada pelayanan sembahyang untuk dibakar bersama dalam pusat pembakaran yang disediakan.

   Untuk pemerintah kota Keelung, Taoyuan, Chiayi, Tainan dan kota lainnya menggunakan bunga segar sebagai penganti kertas sembahyang, dan mengabungkan kedua telapak tangan memberikan penghormatan pada leluhur sebagai penganti dupa, dan uang atau dana yang tadinya akan digunakan untuk membeli kertas sembahyang dikantungi uang atau dibelikan beras untuk beramal.

   Selain itu, pemerintah daerah kota dan kabupaten juga menyediakan kuburan umum dan rumah abu setempat untuk memberikan pelayanan pengumpulan kertas sembahyang, masyarakat dapat melakukan pembakaran bersama dengan cara mengantarkan kertas sembahyang yang ingin dipersembahkan pada leluhur, setelah itu akan diadakan upacara bersama yang dipimpin oleh guru agama, dengan demikian dapat mengendali dan mencegah pencemaran lingkungan, mengurangi polusi. 

Komentar

Terbarumore