Guna merangsang dana investor masuk ke pasar Taiwan, Komisi Penasehat Financial (FSC) mengumumkan, mulai tanggal 11 memperbolehkan Perbankan Lepas Pantai (Offrshore Banking Unit/OBU) untuk mengeluarkan dan menjual investasi dana multi-mata uang domestic, dalam arti kata klien OBU dapat dengan mata uang USD, RMB dan mata uang lainnya melakukan penanaman modal multi mata uang domestik (dengan tingkatan NTD) dan menginvestasi dana itu sendiri di Taiwan.
Wakil kepala divisi perbankan FSC, Zhang Guo-ming menyampaikan, sebelumnya OBU hanya melakukan penjualan “Dana Luar Negeri”, dengan mengunakan standar investasi “komoditas yang tidak melibatkan mata uang NTD”.
Tetapi untuk memperluas saluran penjualan dana investasi dalam negeri, merangsang penanam modal masuk ke pasar Taiwan, Zhang Guo-ming menyampaikan, setelah FSC bernegosiasi dengan bank sentral, memutuskan penanaman modal multi-mata uang domestic dengan tingkatan NTD.
Agar Taiwan dapat dikembangkan menjadi pasar obligasi internasional, membangun Taiwan sebagai pusat RMB antar selat, Zhang Guo-ming mengemukakan, target investasi reksadana, nilai obligasi internasional dihitung dengan mata uang asing, maka untuk obligasi Taiwan, batasan nilai aktiva bersih 30% dapat dikesempingkan.
Zhang Guo-ming menyatakan, dikedepannya klien OBU dapat menggunakan mata uang USD, RMB dan lainnya yang dipilih sebagai dana untuk “menanamkan modalnya di Taiwan”, ini akan lebih merangsang peluang pasar.
Data statistik biro Securities, FSC, saat ini dana asing yang telah disetujui sebanyak 1014 dengan jangkauan nilai sebesar 2,9 trilyun, yang termasuk bagian dana investasi lintas batas domestik ada 317, dengan jangkauan nilai sebesar 542,4 milyar.