(Taiwan, ROC) - Dikarenakan kondisi penyediaan listrik terbatas, maka kemenko mempromosikan program kota cerdas hemat listrik, terhadap kehidupan masyarakat dalam pemakaian listrik di 19 kabupaten kota di pulau Taiwan, berdasarkan standar pemakaian listrik tahun 2014, ditentukan sasaran penghematan listrik sebesar 2%, kemenko juga telah mempersiapkan anggaran dana sebesar 3 miliar dolar Taiwan dipergunakan sebagai dana insentif penghematan listrik dan biaya pelaksanaan program ini.
Dirjen biro energi, kemenko, Lin Chuan-neng pada hari Kamis tanggal 2 April 2015 usai sidang interpelasi menyampaikan kepada media, jika saja berhasil mencapai sasaran hemat listrik 2%, diprakirakan dapat menghemat sebesar 5,4 miliar dolar Taiwan, bahkan adanya program penghematan listrik akan membawa manfaat bagi industri senilai 28 milyar dolar Taiwan.
Lin Chuan-neng mengatakan, “Kali ini kami menentukan target penghematan listrik 2%, jika dapat terlaksana kira-kira secara efektif ada sebesar 19 meter listrik, sementara ini setiap meter listrik 2,8852 dolar Taiwan, dapat menghemat 1,9 milyar meter listrik berarti senilai 5,4 milyar dolar Taiwan, menjadi nilai pemasukan yang sangat tinggi.”
Lin Chuan-neng mengatakan, untuk program penghematan listrik kali ini tidak mencakup listrik industri, dikarenakan sementara ini terhadap listrik industri pemakaian dalam jumlah besar diminta untuk hemat listrik 1%, sektor industri juga mematuhi ketentuan ini, sehingga tidak lagi menerapkan program hemat listrik untuk kalangan industri.
Perdana menteri Mao Chih-kuo setelah mendengar laporan dari kemenko, Ia menyampaikan bahwa sangat mengharapkan dengan berjalannya program ini dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam pemakaian listrik, sehingga hemat listrik menjadi kewajiban bersama.