(Taiwan, ROC) – Kemarin (31) adalah hari terakhir batas penerimaan Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) keanggotaan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), Taiwan kemarin sore telah mengajukannya. Dalam penjelasan kepada publik yang dipimpin oleh Kementerian Keuangan dan Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) , Menteri Andrew Hsia (夏立言) menyampaikan, karena AIIB masih belum resmi berdiri, saat ini baru hanya kantor persiapan, pemerintah masih belum ada jendela penghubung, awalnya berencana mengajukan lewat MAC namun setelah mendapatkan informasi yang tepat dan ada kesepakatan dengan partai oposisi, diharapkan diusung langsung oleh Kemenkeu, sehingga atas nama Menteri Keuangan Chang Sheng-ford (張盛和) mengirimkan faximil kepada kantor sekretaris sementara. Demi menjaga keamanan, MAC juga mengajukan lewat Kantor Urusan Taiwan, saat ini pihak seberang telah menerimanya.
Menteri MAC mengatakan : Awalnya kami kurang begitu yakin dengan informasi kantor persiapan, akhirnya setelah menghubungi kantor urusan Taiwan, karena kami menilai ini adalah organisasi multilateral dunia, kami berharap tetap dihubungi langsung oleh Kementerian Keuangan akan lebih tepat, tapi untuk menjamin agar mereka telah menerimanya, maka kami melalui mekanisme hubungan antar selat menyerahkan surat dari menteri itu, sekarang kami sudah pastikan kedua instansi sudah menerimaya.
Menteri Chang menyampaikan, saat ini anggota AIIB sudah ada puluhan negara pendiri, Taiwan sedang berusaha untuk ikut sehingga dapat berperan dalam menentukan konstitusi organisasi. Namun ia juga menegaskan, kalau memang nantinya Taiwan tidak bisa menjadi anggota negara pendiri dan hanya bisa menjadi anggota biasa tentu masih dapat menikmati 4 keuntungan, termasuk visibilitas nasional, ikut dalam integrasi ekonomi regional, membuka perkembangan ekonomi antar selat yang baru serta mencari peluang bagi Taiwan.
Mengenai sebutan untuk Taiwan? Chang menyampaikan, untuk beberapa organisasi interasional seperti APEC dan WTO Taiwan menggunakan sebutan yang ada, bila berhasil bergabung maka untuk kedepannya akan mempertimbangkan penggunaan sebutan yang lebih tepat.
Mengenai ada desas-desus Amerika tidak menyambut baik AIIB karena bertentangan dengan kepentingan negara-negara lain, Chang berpendapat, Amerika telah menyapaikan bahwa AIIB bisa bekerjasama dengan IMF dan Bank Dunia, saling mengisi. Ia menegaskan, AIIB adalah organisasi internasional, tentu harus transparansi, bila Inggris, Prancis, Swedia dan Korea Selatan tidak khawatir, Taiwan tentu juga tidak perlu khawatir.