History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ditemukan Obat Berkandungan Magnesium Karbonat Jenis Industri

  • 01 April, 2015
  • Editor
Ditemukan Obat Berkandungan Magnesium Karbonat Jenis Industri
Ditemukan Obat Berkandungan Magnesium Karbonat Jenis Industri

(Taiwan-ROC) – Belum lama ini disinyalir terdapat produk merica dan juga obat yang mengandung Magnesium Karbonat jenis industri. Dewan Administrasi Makanan dan Obat atau FDA, pada hari Rabu tanggal 1 April menyampaikan bahwa hingga saat ini telah terdapat 2 perusahaan obat di Kabupaten Changhwa, yakni Zheng Chang Shen dan Mu Chun, yang memproduksi obat maag, yang mencampurkan bahan Magnesium Karbonat sebagai bahan eksipien obat. Berkenaan dengan hal ini, produk obat tersebut telah ditarik dari peredaran.

        Ditemukan perusahaan Yi Shing yang berlokasi di kota Taichung, telah menjual bahan kimiawi Magnesium Karbonat jenis industri kepada perusahaan yang memproduksi bubuk merica dan bubuk kari. Berdasarkan penyelidikan dari pengadilan setempat di Changhwa, ditemukan bahwa campuran ini juga telah mengalir penggunaannya ke perusahaan yang memproduksi obat sakit maag.

        Kepala Bidang Obat-Obatan FDA, Liu Li-ling pada hari Rabu tanggal 1 April menyebutkan hingga saat ini terdapat 2 perusahaan setempat yang menggunakan bahan kimiawi jenis industri ke dalam produk yang dibuat. Perusahaan Zheng Chang Shen sendiri memproduksi bubuk obat sakit maag. Berdasarkan data yang diterima, masih terdapat sekitar 900 kg produk obat terkait yang belum tiba masa kadaluarsanya, dan diperkirakan telah beredar di kalangan masyarakat. Sementara untuk perusahaan Mu Chun, masih tengah diselidiki berkenaan dengan berapa jumlah produk yang beredar di pasaran.

        Liu menambahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, mulai dari awal tahun 2015, bagi perusahaan yang tidak melakukan prosedur seperti yang diterapkan oleh organisasi penelitian obat-obatan internasional atau PIC/S, maka akan dihentikan ijin pengelolaannya. Liu mengatakan, “Karena kedua perusahaan tersebut tidak mengikuti prosedur yang diterapkan oleh PIC/S, pada akhir tahun lalu telah dihentikan ijin perusahaannya. Khususnya untuk perusahaan Zheng Chang Shen yang memproduksi obat sakit maag sejak Agustus 2013. Sementara perusahaan Mu Chun memproduksi obat jenis bubuk untuk maag. Kami telah meminta Departemen Kesehatan untuk menarik semua produk terkait dari pasaran.”

        Bahan eksipien obat memang diijinkan penggunaannya dalam proses pembuatan obat, dimaan bahan ini bertujuan untuk menstabilkan kualitas obat, mengurangi efek samping dan bau yang tidak sedap. Namun jika perusahaan menggunakan bahan eksipien obat dari jenis industri, maka dapat dikategorikan obat yang berkualitas buruk. Bagi para pelanggar akan dikenakan biaya denda sebesar NT$ 60 ribu hingga NT$ 300 ribu, dengan hukuman pidana maksimal satu tahun.

Komentar

Terbarumore