Biro Warisan Kebudayaan (BOCH) dibawah Kementrian Kebudayaan dan organisasi AusHeritage Australia menandatangani suatu nota kesepahaman (MoU) pada hari Senin (30/3), bersepakat atas kerja sama kedua pihak dalam preservasi warisan kebudayaan bawah tanah, perkembangan situs bersejarah pertambangan ShuiJinJiu yang berpotensi dibangun menjadi situs warisan kebudayaan dunia, dan teknologi preservasi serta reparasi warisan kebudayaan.
Acara penandatanganan berlangsung di Taman Kreatif 1914 Huashan di Kota Taipei. Pihak Kementrian Kebudayaan diwakili ketua BOCH Shih Kuo-lung (施國隆), sementara pihak Australia diwakili ketua AusHeritage Vinod Daniel. Turut hadir dalam acara sebagai saksi adalah Menteri Kebudayaan Hung Meng-chi (洪孟啟) dan wakil representatif Australia untuk Taipei Richard Neumann.
Melalui kata sambutannya, Menteri Hung Meng-chi mengemukakan, Australia berprestasi menonjol dalam bidang preservasi dan reparasi warisan kebudayaan, pada khususnya regulasi bersangkutan yang ditetapkan adalah kebijaksanaan yang patut dipelajari Taiwan.
Ditekennya MoU antara Taiwan dan Australia selain diharapkan bisa meningkatkan kemampuan Taiwan dalam bidang preservasi dan reparasi warisan kebudayaan, juga diharapkan bisa menonjolkan tekad serta upaya Taiwan kepada masyarakat internasional, tutur Hung.
AusHeritage adalah suatu jaringan organisasi manajemen warisan kebudayaan Australia yang didirikan oleh pemerintah Australia pada 1996. Sepanjang hampir dua puluh tahun ini, Taiwan sempat bekerja sama erat dengan AusHeritage dalam berbagai proyek, termasuk membantu Kementrian Kebudayaan memilih situs peninggalan sejarah yang berpotensi dibangun kembali sebagai situs warisan dunia pada 2002.