History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOF: Bergabung dengan AIIB akan Bantu Perekonomian Taiwan

  • 26 March, 2015
  • Editor
MOF: Bergabung dengan AIIB akan Bantu Perekonomian Taiwan
MOF: Bergabung dengan AIIB akan Bantu Perekonomian Taiwan

(Taiwan-ROC) – Hingga saat ini telah terdapat sebanyak 35 negara yang menyatakan keikutsertaan mereka bergabung masuk ke dalam keanggotaan Bank Investasi Infrastruktur Asia atau AIIB yang dipelopori dan dipimpin oleh Daratan Tiongkok. Hal ini juga memunculkan isu tentang kemungkinan terjadinya pertemuan yang berkelanjutan dengan pembahasan masalah terkait antara mantan Wakil Presiden Vincent Siew dengan Presiden Daratan Tiongkok Xi Jin-ping dalam pertemuan Boao Forum for Asia di Hainan. Dalam rapat Komite Keuangan Yuan Legislatif yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 26 Maret, Menteri Keuangan Zhang Sheng-ho bersama dengan Kepala Dewan Pengawasan Keuangan atau FSC, Zheng Ming-zhong menegaskan kembali bahwa jika Taiwan dapat ikut bergabung dalam keanggotaan AIIB, selain memberikan nilai yang positif terhadap perekonomian dan kesempatan usaha nasional, juga dapat membantu perkembangan instansi perbankan Taiwan sendiri. Perihal cara keikutsertaan, akan menggunakan metode yang sama seperti yang diterapkan dalam APEC ataupun Bank Pembangunan Asia atau ADB.

Program AIIB dicetuskan oleh Presiden Daratan Tiongkok, Xi Jin-ping pada tahun 2013. AIIB bertujuan untuk memberikan bantuan perbankan dalam hal pembangunan infrastruktur dasar sebuah negara. AIIB berpusat di Beijing, dengan dana awal sebesar US$ 100 milyar atau sekitar NT$ 3,13 triliun.

Karena dalam kawasan Asia telah ada Bank Pembangunan Asia atau ADB yang dikomandoi oleh pihak Jepang, maka kehadiran AIIB disorot sebagai sebuah instansi perbankan penting internasional yang akan dapat bersaing dengan ADB. Saat ini telah terdapat sebanyak 35 negara yang akan turut serta bergabung, terdiri dari 27 negara di kawasan Asia dan 8 lainnya dari negara bagian Barat.

Hingga saat ini Taiwan masih belum bergabung dengan AIIB. Tetapi Kepala FSC, Zheng Ming-zhong menjelaskan jika menilik dari sudut pandang perkembangan perbankan, maka pihak FSC mendukung keikutsertaan Taiwan ke dalam AIIB, namun masih tetap harus menunggu keputusan akhir dari Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC dan Kementrian Luar Negeri.

Zheng Ming-zhong mengatakan, “Modal dasar yang ditetapkan oleh AIIB adalah sebesar US$ 100 milyar. Selanjutnya akan bergerak masuk ke dalam kawasan Asia untuk memberikan instasi pembangunan infrastruktur setempat. Hal ini tentu saja akan memberikan berbagai peluang baik di waktu mendatang bagi pembangunan perbankan Taiwan setempat”

Menteri Keuangan Zhang Sheng-ho menjelaskan bahwa AIIB adalah sebuah lembaga internasional, dimana anggota yang ikut serta melebihi jumlah anggota organisasi TPP maupun RCEP. Wilayah yang akan dijangkaui melintasi kawasan Asia, Asia Tengah hingga Eropa, sehingga memiliki peluang ekonomi dasar yang sangat signifikan, selain itu juga akan memberikan dampak yang positif bagi pembangunan ekonomi Taiwan sendiri.

Menteri Keuangan Zhang Sheng-ho mengatakan, “Perihal cara keikutsertaan dalam organisasi internasional juga telah ada metodenya sendiri, dan tinggal mengikutinya saja. Karena masyarakat juga dapat menerima apa saja. Metode di APEC adalah salah satu pilihan, sementara metode ADB juga demikian. Sehingga hanya perlu menyesuaikan saja dan melakukan pembahasan lebih lanjut.”

Menteri Keuangan Zhang Sheng-ho juga menambahkan pemerintah juga akan meminta tidak adanya pengerdilan dalam nama keanggotaan dan berbagai persyaratan yang diberikan. Dengan ikut sertanya Taiwan dalam AIIB maka dapat membantu perkembangan ekonomi, politik serta memperbanyak partisipasi Taiwan dalam kancah dunia internasional.

Komentar

Terbarumore