(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Republik Tiongkok Mao Chih-kuo (毛治國) hari ini (25) melakukan kunjungan ke Tiongkok-Motor dan Gogoro Taiwan untuk melihat langsung perkembangan terkini industri motor listrik Taiwan.
Ia menuturkan, saat ini di Taiwan ada 14 juta buah motor, ini menjadi sumber utama polusi sistem transportasi, dengan konsep hemat energi dan ramah lingkungan maka sudah seharusnya dikembangkan motor listrik. Ia menyampaikan bahwa dengan mengembangkan motor listrik maka sama dengan menyatakan anti emisi karbon dan Taiwan sangat berpotensi.
Perdana Menteri menyampaikan : Bagi Taiwan adalah perang dengan emisi karbon, perang ini akan datang dengan cepat, kita seharusnya punya solusi di setiap bidang untuk mengurangi gas emisi bahkan diharapkan dapat diperluas dengan cepat. Di lain sisi, kita juga menghimbau anda semua untuk mengukuhkan pasar domestik, setelah itu adalah ekspor, mengekspor motor, saya rasa kita mampu dan meyakinkan.
Mao juga menyampaikan bahwa efisiensi motor listrik saat ini berkembang pesat, guna meningkatkan pangsa pasar motor listrik, ia berpendapat bahwa dengan sistem “Motor dan Baterai Terpisah” baru dapat meningkatkan daya saing bisnis. Ia mengatakan, konsumen hanya membeli motor, tidak termasuk baterai maka dengan demikian baru bisa mendekati harga motor biasa, sedangkan baterai menggunakan sistem sewa bulanan atau cara lain, sehingga biayanya lebih murah daripada bahan bakar bensin, ini adalah dasar perluasan bisnis.
Saat ini masih banyak tantangan yang harus diselesaikan oleh motor listrik, lanjutnya, walau untuk ukuran 80CC sudah ada pasarnya, namun kebanyakan pengendara membutuhkan 125CC, ini adalah target pengusaha lebih lanjut.