History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hikayat TKW 13 tahun hilang di Saudi

  • 11 April, 2014
  • Editor
Hikayat TKW 13 tahun hilang di Saudi

Kairo (ANTARA/RTI) - Usianya baru 11 tahun ketika dikirim ke Arab Saudi untuk menjadi pembantu rumah tangga 13 tahun silam.
Celakanya, Warni Uwas Acing, gadis remaja yang kini berusia 23 tahun itu di paspornya yang dikeluarkan tahun 2001, tertulis berusia 42 tahun.
Di pospor milik Warni bernomor AD 575068 itu tercatat tanggal kelahirannya pada 12 Juni 1971, padahal kelahiran aslinya adalah tahun 1990.
Siapa yang memanipulasi usia gadis yang masih bau kencur itu agar bisa memenuhi persyaratan usia kerja yang di kehendaki undang-undang Arab Saudi?.
Warni pun tak tahu. Tapi yang jelas, ia dikirimkan oleh sebuah perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia ke Arab Saudi.
Sejak tiba di Arab Saudi tahun 2001, Warni putus hubungan dengan orang tua dan keluarganya di Indonesia.
Majikannya tidak pernah mengizinkan Warni cuti, bahkan gaji pun tidak diberikannya. 
Kasus hilangnya Warni muncul pada Desember 2010 ketika orang tuanya, Uwas Acing, mengajukan pengaduan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Sejak itu, KBRI Riyadh melacak keberadaan Warni, termasuk melalui Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, namun tidak membuahkan hasil.
Pada 8 April 2014 adalah tanggal berkah bagi Warni saat didampingi majikannya, Falah Muhaya Falhan Al Assimi, untuk memperpanjang paspor di KBRI Riyadh.
Kesempatan baik itu tidak disia-siakan KBRI setelah sekitar empat tahun tidak menemukan jejak Warni.
"Ya benar, Warni sudah kami lindungi di KBRI dan sedang dalam proses untuk dipulangkan di Indonesia," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi AM Fachir, yang dikonfirmasi ANTARA dari Kairo, Kamis (10/4) malam.

Komentar

Terbarumore